Bulan Perlahan Menjauh dari Bumi, Ini Dampaknya bagi Manusia

Satelit alami Bumi, Bulan, dilaporkan secara perlahan bergerak menjauh ke ruang angkasa yang lebih dalam.
Berdasarkan pengamatan para ilmuwan, tetangga kosmik kita ini bergeser dengan kecepatan 3,8 cm per tahun.
>>> The Mandalorian and Grogu Tuai Review Pedas, Tertolong Baby Yoda
Pergeseran tersebut terjadi karena adanya pertukaran energi yang terus berlangsung antara kedua objek kosmik ini.
Meski demikian, perubahan kecil itu sama sekali tidak kasat mata saat manusia memandang langit malam.
Mekanisme Pergeseran Bulan
Gaya gravitasi Bulan menarik Bumi hingga memicu tonjolan pada air laut atau fenomena pasang-surut.
Karena rotasi Bumi berlangsung lebih cepat daripada orbit Bulan, tonjolan air laut itu terseret sedikit di depan posisi Bulan.
Kondisi ini memberikan tarikan gravitasi ke depan yang menambah energi rotasi pada Bulan. Dampaknya, jalur orbit satelit alami tersebut secara otomatis menjadi semakin luas.
Bukti geologis purba membantu para peneliti memetakan seberapa dekat jarak Bulan dan seberapa cepat planet kita berputar di masa lalu.
Sebuah studi dalam Proceedings of the National Academy of Sciences menganalisis sedimen laut berusia 1,4 miliar tahun dan menemukan bahwa rotasi Bumi di masa purba jauh lebih cepat.
Selain itu, penemuan fosil kerang bivalve rudist dari zaman Kapur Akhir sekitar 70 juta tahun lalu turut menjadi kalender biologis yang merekam pertumbuhan harian.
Hasil analisis kimia mengindikasikan bahwa pada akhir zaman dinosaurus, Bumi berotasi sebanyak 372 kali dalam setahun, berbeda dengan masa sekarang yang berjumlah 365 hari.
>>> Kartu Grafis China Lisuan LX 7G100 Mulai Diuji Publik
Hal tersebut membuat durasi satu hari pada zaman purba itu hanya berlangsung selama 23,5 jam.
Update Terbaru
Meta Hadirkan Fitur Blokir Konten Pihak Ketiga di Threads untuk Pengiklan
Sabtu / 23-05-2026, 21:58 WIB
Barcelona Berpeluang Besar Rekrut Julian Alvarez dari Atletico Madrid
Sabtu / 23-05-2026, 21:48 WIB
Manchester United Siapkan Dana Rp2,4 Triliun untuk Tonali dan Ederson
Sabtu / 23-05-2026, 21:48 WIB
Nvidia Lepas Pasar Chip AI China ke Huawei Akibat Regulasi AS
Sabtu / 23-05-2026, 21:43 WIB
Kota Dunfermline Bersiap Dukung Timnya Jelang Final Piala Skotlandia
Sabtu / 23-05-2026, 21:33 WIB
KuPS Hadapi Lahti di Veikkausliiga, Perebutkan Posisi Papan Atas
Sabtu / 23-05-2026, 21:33 WIB
Asap Flare Suporter Paksa Wasit Hentikan Laga Persija Jakarta vs Semen Padang
Sabtu / 23-05-2026, 21:33 WIB
5 Rekomendasi Smartwatch Terbaik untuk Gaya Hidup Modern
Sabtu / 23-05-2026, 21:28 WIB
Celtic Incar Gelar Ganda Usai Kunci Liga, Final Piala FA Menanti
Sabtu / 23-05-2026, 21:23 WIB
3 Laptop Gaming Terbaik Mei 2026 dengan Harga Terjangkau
Sabtu / 23-05-2026, 21:23 WIB
Suporter Dunfermline Athletic Keliling Dunia demi Final Piala Skotlandia
Sabtu / 23-05-2026, 21:18 WIB
Shopee Campus Cup Tawarkan Hadiah Rp 100 Juta dan Konser Gratis bagi Mahasiswa
Sabtu / 23-05-2026, 21:18 WIB
Final Play-off Eredivisie: Willem II Siap Hadapi Volendam
Sabtu / 23-05-2026, 21:13 WIB
Seungmin Stray Kids Batal Tampil di The Governors Ball karena Cedera
Sabtu / 23-05-2026, 21:13 WIB






