Star Wars: The Mandalorian and Grogu menuai beragam komentar dari para kritikus.

Sejumlah kritikus menilai film terbaru itu kurang mampu menghadirkan pengalaman sinematik yang kuat untuk tayang di bioskop.

>>> Kartu Grafis China Lisuan LX 7G100 Mulai Diuji Publik

Film layar lebar ini mendapatkan skor 60 persen dalam Tomatometer pada laman agregator Rotten Tomatoes. Skor tersebut berdasarkan 119 ulasan sejak tayang per Rabu (20/5).

Sejumlah kritikus menilai bahwa Star Wars: The Mandalorian and Grogu masih kurang dari berbagai aspek. Cerita film ini dirasa seharusnya tetap dipertahankan di layar kaca.

"Tidak ada alasan apa pun dalam film ini kecuali keinginan untuk menghasilkan lebih banyak uang," tulis Matt Zoller Seitz dari RogerEbert.

com.

"Antara ceritanya yang klise dan adegan aksinya yang kurang memuaskan.

The Mandalorian and Grogu terasa seperti film yang dibuat asal-asalan dan akan lebih baik jika menjadi musim baru dari The Mandalorian daripada proyek yang berdiri sendiri," tulis Pulliam-Moore dari The Verge.

Para kritikus juga menyoroti karakter utama dalam Star Wars: The Mandalorian and Grogu yang dinilai dangkal. Karakter tersebut kurang memiliki kedalaman emosi dan perkembangan karakter.

"Dari segi penulisan, setiap adegan secara terduga mendorong alur cerita ke depan, tetapi tanpa pengembangan karakter atau alur cerita yang memadai untuk membangun koneksi emosional yang Anda butuhkan agar dapat sepenuhnya terlibat dengan sebuah cerita," tulis Aaron Pruner dari CNET.

Sementara itu, David Crow dari Den of Geek bahkan menyamakan dua karakter utamanya dengan maskot yang biasa dijumpai di Disneyland.

"Mando dan temannya menampilkan kedalaman dan kepribadian yang khas dari karakter-karakter yang biasa ditemui dan disapa di taman hiburan," tulis David Crow dari Den of Geek.