Pep Guardiola Berpeluang Latih Timnas Usai Tinggalkan Manchester City
Namun, Gallagher mengingatkan bahwa dominasi City bisa memudar. “Lupakan soal mencari pengganti Pep, semuanya sudah selesai sekarang,” katanya.
“Masa ketika kami hampir 100 persen yakin bakal memenangkan trofi setiap musim bersama Pep, itu sudah berakhir. Lupakan itu.”
“Sekarang kami harus memulai ulang.
Khaldoon Al Mubarak menjadi sosok paling penting di klub dan kami harus membangun semuanya lagi,” lanjut kakak Liam Gallagher tersebut.
Kepergian Besar bagi Premier League
Gallagher juga menilai kepergian Guardiola sebagai kerugian besar bagi Premier League. “Kita tidak akan melihat sosok seperti Guardiola lagi,” ucapnya.
>>> Persib Bandung Juara Super League 2025/2026 Usai Imbang Lawan Persijap
“Ini bukan cuma hari menyedihkan bagi fans Manchester City, tapi juga bagi Premier League karena dia adalah magnet besar, seorang superstar.”
Ia membandingkan dengan rivalitas sebelumnya. “Kita pernah melihat rivalitas Arsene Wenger, Sir Alex Ferguson, dan Jose Mourinho.
Saat mereka pergi, kita berpikir tidak akan ada lagi sosok besar seperti itu.”
“Tiba-tiba, muncul Jurgen Klopp dan Pep, lalu lahir rivalitas baru. Rivalitas berikutnya mungkin Vincent Kompany melawan Xabi Alonso.
Kita tidak pernah tahu apa yang akan datang,” ulas musisi berusia 58 tahun itu.
Babak Baru Manchester City
Dengan mundurnya Guardiola, Gallagher menilai klub dan suporter harus bersiap menghadapi lembaran baru.
“Saya rasa sekarang waktunya klub melakukan reset dan fans juga harus menyesuaikan diri lalu memulai lagi,” ujarnya.
“Kami sebenarnya sudah memenangkan trofi sebelum Pep datang, tapi bersama Pep semuanya melaju seperti roket.”
Gallagher berharap manajemen City tetap memanfaatkan ilmu Guardiola.
“Ada rumor dia akan tetap berada dalam struktur Manchester City Football Group dan itu akan sangat bagus,” katanya.
“Akan jadi kerugian besar kalau kami kehilangan pengetahuannya. Saya berharap dia bisa menjadi Johan Cruyff versi kami.”
“Cruyff menemukan Pep, dan saya berharap Pep nanti tetap ada ketika orang-orang di klub membutuhkan masukannya,” lanjut Gallagher.
Menutup wawancara, Gallagher memperingatkan para loyalis City bahwa persaingan papan atas bisa berubah drastis. “Kami sekarang akan memasuki periode ketika finis empat besar pun belum tentu terjamin,” ujarnya.
>>> Persija Jakarta Bungkam Semen Padang 3-0 di Laga Pamungkas
“Jadi, biasakan diri dengan situasi itu. Sekarang kita akan melihat seberapa besar kalian benar-benar mendukung City,” tegasnya.
Update Terbaru
Djokovic dan Sinner Lolos ke Semifinal Wimbledon 2026
Rabu / 08-07-2026, 09:07 WIB
Paddy Pimblett Incar Duel Lawan Conor McGregor Usai UFC 329
Rabu / 08-07-2026, 09:07 WIB
Georgia Deputies Tangkap Alicia Brown atas Tuduhan Penculikan dari Maryland
Rabu / 08-07-2026, 09:04 WIB
Patrick Stewart Refleksikan Enam Dekade Warisan Star Trek
Rabu / 08-07-2026, 09:03 WIB
Carlos Queiroz Mundur dari Pelatih Ghana Usai Tersingkir di Piala Dunia
Rabu / 08-07-2026, 09:03 WIB
Polisi Tunggu Laporan Keluarga soal Kematian Dokter PPDS di RS Kandou
Rabu / 08-07-2026, 08:49 WIB
Netizen Ramai-ramai Sindir AS Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rabu / 08-07-2026, 08:49 WIB
Pakar Ungkap Penyebab Kunang-kunang Semakin Langka
Rabu / 08-07-2026, 08:48 WIB
Danantara Merger Empat BUMN Manajemen Investasi, Bakal Jadi Terbesar
Rabu / 08-07-2026, 08:48 WIB
Serangan Baru AS, Presiden Iran Langsung Pulang dari Irak ke Teheran
Rabu / 08-07-2026, 08:48 WIB
Beratnya Bertahan di Dunia Kerja, Ini 5 Film China Bertema PHK yang Bikin Sedih
Rabu / 08-07-2026, 08:43 WIB
Harvey Awards 2026: Chainsaw Man, Demon Slayer, One Piece Masuk Nominasi
Rabu / 08-07-2026, 08:43 WIB
Kebakaran Hutan Brunswick Creek Tutup Jalan Raya 1 di Fraser Canyon
Rabu / 08-07-2026, 08:42 WIB
Swiss Lolos Perempat Final Piala Dunia 2026 Sesuai Skenario Pelatih
Rabu / 08-07-2026, 08:42 WIB







