Era panjang Pep Guardiola di Manchester City segera berakhir.

Selama satu dekade terakhir, ia tidak hanya menghadirkan trofi, tetapi juga mengubah standar permainan di sepak bola Inggris.

>>> Pep Guardiola Berpeluang Latih Timnas Usai Tinggalkan Manchester City

Pencapaian pelatih asal Spanyol itu menarik untuk disejajarkan dengan para pelatih legendaris lain. Rekam jejaknya dibandingkan dengan manajer terbaik dalam sejarah sepak bola Inggris versi Associated Press.

Dominasi Liga yang Belum Pernah Terjadi

Guardiola selalu menempatkan kompetisi liga domestik sebagai prioritas utama. Pendekatan itu membuahkan dominasi luar biasa bersama Man City.

Dari 10 musim menukangi klub tersebut, ia mempersembahkan enam gelar Liga Inggris atau sekitar 60 persen dari total musimnya.

Man City menjadi tim pertama dalam sejarah sepak bola Inggris yang mampu menjuarai kasta tertinggi empat musim beruntun pada periode 2021 hingga 2024.

Enam gelar itu diraih hanya dalam rentang tujuh tahun. Selama melatih Man City, Guardiola cuma dua kali gagal finis di dua besar klasemen akhir.

Secara persentase keberhasilan meraih gelar liga, hanya Bob Paisley yang masih berada di atas Guardiola.

Saat menangani Liverpool pada 1974-1983, Paisley memenangkan enam titel liga dalam sembilan musim atau sekitar 66,67 persen.

Ia juga hanya sekali finis di luar dua besar.

Sementara itu, Alex Ferguson mengoleksi 13 gelar liga bersama Manchester United dalam 26 musim penuh antara 1986 hingga 2013.

Kendati jumlah trofinya lebih banyak, situasi awal Ferguson berbeda jauh dibanding Guardiola.

Ketika datang ke Old Trafford, MU berada dekat papan bawah dan sudah 19 tahun puasa gelar liga.

Sejak meraih gelar liga pertamanya pada 1993 hingga pensiun pada 2013, persentase keberhasilan Ferguson memenangkan liga mencapai 61,9 persen.