Manchester United mulai membidik target ambisius untuk merebut trofi Premier League musim 2026-2027. Momentum ini muncul seiring mundurnya manajer Manchester City, Pep Guardiola, pada akhir musim ini.

Langkah rival sekota tersebut dinilai membuka peluang besar bagi Setan Merah. Mereka sedang membangun stabilitas di bawah arahan Michael Carrick.

>>> Gol Bunuh Diri Pietro Comuzzo Gagalkan Kemenangan Fiorentina

Carrick baru saja mendapatkan kontrak permanen sebagai manajer di Old Trafford. Ia berhasil mendongkrak performa tim dalam persaingan menuju kualifikasi Liga Champions.

Dominasi City dan Peluang Baru

Dalam sepuluh tahun terakhir di bawah kendali Guardiola, Manchester City mendominasi dengan raihan 20 trofi. Itu termasuk enam gelar liga dan satu Liga Champions.

Sementara itu, Manchester United hanya mampu mengoleksi lima trofi. Namun, menjelang kepergiannya, Guardiola berpeluang menambah koleksi trofi terakhirnya melalui Carabao Cup dan Piala FA.

Guardiola dilaporkan akan beristirahat atau melanjutkan karier ke klub Al-Nassr di Arab Saudi.

>>> Shamrock Rovers Incar Kebangkitan Saat Jamu Sligo Rovers

Reaksi Patrice Evra

Mantan bek Manchester United, Patrice Evra, meminta para pendukung Setan Merah untuk bersikap tenang. Ia mengingatkan agar tidak merayakan kepergian Guardiola secara berlebihan.

Evra mengaku sedih atas keputusan mundurnya Guardiola demi kebaikan dunia sepak bola. Ia menegaskan bahwa struktur organisasi Manchester City yang solid akan tetap menjaga performa tim.

Manajemen Manchester City saat ini gencar mengincar Enzo Maresca sebagai suksesor. Maresca adalah mantan pelatih Chelsea yang pernah bekerja dalam sistem Guardiola.

>>> Emmanuel Macron Hadiri Final Coupe de France, Sapa Pemain dan Anak Pendamping

Dukungan untuk Carrick

Menghadapi musim baru tanpa Guardiola, Manchester United langsung membekali Carrick dengan anggaran belanja pemain yang besar. Targetnya adalah mengembalikan kejayaan klub ke puncak klasemen kompetisi domestik.