Manajer asal Spanyol Pep Guardiola resmi meninggalkan Manchester City setelah mencatatkan dominasi sepuluh tahun dengan raihan enam gelar juara di kompetisi Liga Premier Inggris.

Dilansir dari Associated Press pada Jumat (22/5/2026), kepergian Guardiola memicu perbandingan catatan prestasi dengan para pelatih legendaris di Inggris, seperti Sir Alex Ferguson, Bob Paisley, dan Brian Clough.

>>> RC Lens Juarai Coupe de France Usai Tumbangkan OGC Nice 3-1

Selama menahkodai Manchester City, Guardiola mengamankan enam gelar liga domestik dalam rentang tujuh tahun, termasuk rekor empat kemenangan beruntun sejak 2021 hingga 2024.

Persentase kemenangan liga milik Guardiola mencapai 60 persen, sedikit di bawah Bob Paisley yang mencatat 66,67 persen gelar bersama Liverpool dalam sembilan tahun kepemimpinannya.

Sementara itu, Sir Alex Ferguson mengoleksi 13 gelar liga selama 26 musim penuh di Manchester United, dengan rasio kemenangan juara sebesar 61,90 persen sejak gelar pertamanya pada tahun 1993.

Dalam kompetisi Eropa, pencapaian Manchester City di bawah Guardiola menghasilkan satu trofi Liga Champions pada tahun 2023, satu babak final pada 2021, serta satu fase semifinal pada 2022.

Catatan satu trofi Eropa tersebut menyamai torehan Ferguson bersama United, tetapi masih di bawah rekor Brian Clough bersama Nottingham Forest dengan dua trofi berturut-turut, serta Bob Paisley dengan tiga trofi untuk Liverpool.

>>> Sligo Rovers Tekuk Shamrock Rovers Lewat Gol Larut Carl McHugh

Secara keseluruhan, Guardiola telah mengumpulkan 17 trofi besar di Inggris, menempatkannya di posisi kedua dalam daftar pelatih paling sukses di belakang Ferguson yang memimpin dengan 28 trofi besar.

Di bawah asuhan Guardiola, Manchester City juga mencatatkan rekor akumulasi poin tertinggi dalam sejarah kasta tertinggi Inggris, melalui raihan 100 poin pada musim 2017-2018 dan 98 poin pada musim 2018-2019.

Raihan tertinggi poin semusim tersebut melampaui rekor Chelsea era Jose Mourinho pada musim 2004-2005 dengan 95 poin, serta rekor 68 poin Liverpool pada era dua poin untuk satu kemenangan yang setara dengan 98 poin.

Selain itu, Guardiola membawa City menjadi satu-satunya tim yang meraih treble domestik pada musim 2018-2019 serta mencetak rekor 106 gol dalam satu musim Liga Premier.

>>> Manchester United Bidik Gelar Premier League Usai Guardiola Mundur

Meskipun demikian, satu-satunya pencapaian besar di Inggris yang gagal diraih oleh Guardiola adalah rekor semusim penuh tanpa kekalahan milik Arsene Wenger bersama Arsenal pada tahun 2004.