India muncul sebagai salah satu wilayah yang berpotensi diuntungkan dari pergeseran ini. Hal ini sejalan dengan rencana ekspansi Toyota yang mengumumkan pembangunan pabrik baru di India.

Pabrik baru Toyota di India diproyeksikan memiliki kapasitas produksi 100.000 unit per tahun dan dijadwalkan beroperasi penuh pada paruh pertama tahun 2029.

Timur Tengah merupakan pasar potensial untuk kendaraan margin tinggi, seperti SUV Toyota Land Cruiser yang permintaannya sangat besar.

“Dari sisi penjualan absolut, Toyota menjadi yang paling terdampak karena merupakan merek paling sukses di kawasan tersebut,” kata Boote.

Namun, Toyota dinilai memiliki fondasi bisnis yang kokoh karena portofolio penjualannya tersebar luas secara global.

>>> North Carolina Gugat VinFast, Pabrik AS Terancam Diambil Alih

“Karena bisnis Toyota tersebar di banyak wilayah dan pasar Timur Tengah hanya menyumbang sekitar 6 persen dari total penjualan globalnya, perusahaan masih bisa menyerap dampak ini lebih baik dibanding produsen lain,” ujar dia.