Manajemen dan tim pelatih Persib Bandung mengeluarkan instruksi tegas yang melarang seluruh suporter Bobotoh turun ke dalam lapangan Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, pada Sabtu (23/5/2026).

Larangan tersebut diterbitkan menjelang pertandingan pekan ke-34 Super League 2025-2026 melawan Persijap Jepara. Laga ini menjadi penentu gelar juara bagi skuad berjuluk Maung Bandung.

>>> Meksiko vs Ghana: Uji Coba Pra-Piala Dunia 2026 di Puebla

Persib Bandung saat ini berada di posisi pertama klasemen sementara dengan raihan 78 poin.

Mereka unggul dua poin serta memiliki keunggulan head-to-head atas pesaing terdekatnya, Borneo FC yang mengoleksi 76 poin.

Klub kebanggaan masyarakat Jawa Barat ini hanya membutuhkan tambahan satu poin dari laga kontra Persijap Jepara untuk mengunci takhta juara.

Mereka tidak perlu bergantung pada hasil pertandingan lain.

Peringatan Pelatih

Pelatih Kepala Persib Bandung, Bojan Hodak, mengingatkan para pendukung agar insiden kericuhan pada perayaan juara musim lalu tidak terulang kembali.

"Mengingat kejadian musim lalu, saya tentunya berharap kepada suporter, seandainya kami bisa memenangi pertandingan, jangan sampai turun ke lapangan dan akhirnya situasinya jadi ricuh," kata Bojan Hodak kepada awak media termasuk BolaSport.

>>> Cedera Hamstring Williams dan Harper Guncang Final Wilayah Barat NBA

com.

Bojan Hodak menambahkan bahwa tindakan masuk ke dalam area lapangan sangat merugikan pihak klub. Terdapat sanksi hukum dan denda nyata yang mengancam regulasi kompetisi.

"Kejadian musim lalu harus menjadi pembelajaran buat kita, jangan sampai hal itu terjadi lagi karena sanksinya pasti ada," pungkas Bojan Hodak.

Seruan Pemain

Pemain bertahan Persib Bandung, Federico Barba, turut menyampaikan seruan senada. Ia meminta para Bobotoh merayakan potensi gelar juara dengan cara yang tertib tanpa merusak fasilitas stadion.

"Kami tahu bahwa suporter adalah energi tambahan buat tim.

>>> Hoo Haa Cup 2026 Siap Digelar di ICE BSD, Hadiah Rp2,5 Miliar

Tetapi, kalau kami bisa meraih gelar juara, tolong nikmati pertandingan serta nikmati perayaan tanpa merusak dan merugikan tim," ucap Federico Barba.