CEO OpenAI Sam Altman membeberkan perilaku Elon Musk yang sibuk menunjukkan meme di tengah rapat penting pendanaan perusahaan pada 2018.

Hal itu diungkapkan Altman dalam persidangan antara Elon Musk dan OpenAI yang berakhir dengan kemenangan di pihak Altman.

>>> Tiket Konser The Weeknd Jakarta Masih Tersedia Setelah Lebih 24 Jam Dijual

Dalam kesaksiannya, Altman menyatakan tetap memberikan informasi terbaru mengenai OpenAI kepada Musk, bahkan setelah sang miliarder meninggalkan perusahaan pada 2018.

Altman menambahkan bahwa Musk sama sekali tidak merasa khawatir mengenai cara OpenAI mendanai kebutuhan komputasi besar.

Pertemuan pada 2018 tersebut membahas pendanaan dari Microsoft yang kini sangat dibenci oleh Musk.

Meskipun sekarang membencinya, Musk disebut bersikap sangat positif saat itu dan melakukan percakapan panjang lebar sambil memamerkan meme melalui ponselnya.

Aksi Altman menggunakan kata meme dalam kesaksian sempat membuat juru stenografi pengadilan kesulitan memahami maksudnya, hingga memicu momen lucu.

Di sisi lain, Musk melayangkan tuduhan bahwa OpenAI telah melanggar janji dengan mengubah haluan menjadi perusahaan berorientasi profit.

>>> Meta Indonesia Terapkan Rating Film 13+ di Akun Remaja Instagram

Selain itu, Musk secara terbuka menyebut Altman sebagai tukang bohong.

Dalam persidangan, pengacara Musk, Steven Molo, melakukan pemeriksaan silang terhadap Altman dengan pertanyaan yang memancing.

Atas cecaran tersebut, Altman langsung menegaskan bahwa dirinya adalah sosok yang selalu berbicara apa adanya.

"Saya percaya saya adalah orang yang jujur," jawab Altman.

Mendengar jawaban itu, Molo kembali berupaya menjebak Altman pada kebenaran objektif mengenai integritas dan kejujurannya.

>>> Astronom Ungkap Penyebab Kelangkaan Eksoplanet Sub-Neptunus di Katai Merah

Namun, Altman tidak terpancing dan tetap berpegang teguh pada keyakinannya.