Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak mengecam keras pernyataan internal manajemen terkait rencana konvoi juara menjelang laga pamungkas BRI Super League 2025/2026.

Kritik tersebut disampaikan Hodak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat (22/5/2026) sebelum timnya menghadapi Persijap Jepara.

>>> Persis Solo dan Madura United Berebut Keluar dari Zona Degradasi

Kekecewaan juru taktik asal Kroasia itu dipicu oleh pernyataan Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Adhitia Putra Herawan, seperti dilansir dari Bola.

Unggahan Adhitia mengenai rencana konvoi yang beredar luas di media sosial dinilai bisa mengganggu konsentrasi tim Maung Bandung.

Hodak menegaskan bahwa pembicaraan mengenai perayaan gelar juara saat kompetisi belum resmi selesai merupakan tindakan yang keliru.

Sang pelatih mengingatkan seluruh pihak bahwa Persib belum mengamankan trofi kompetisi musim ini.

"Beberapa hari terakhir saya tidak di sini, tetapi mereka mengirimkannya kepada saya.

Sekarang saya melihat media sosial dan mendengarkan omong kosong yang dibicarakan Adhitia tentang konvoi," tegas Bojan Hodak dengan nada kecewa.

Mantan pelatih Kuala Lumpur City FC itu menyatakan ketidaksetujuannya terhadap euforia dini yang berkembang di lingkungan klub.

Menurutnya, fokus utama saat ini hanyalah menyelesaikan pertandingan tersisa di lapangan.

"Dengar, itu sepenuhnya hanyalah omong kosong. Kami belum memenangkan apa pun," lanjut Bojan Hodak.

Evaluasi tim kepelatihan menunjukkan bahwa pembicaraan mengenai pesta juara justru memberikan keuntungan psikologis bagi tim lawan.

Di sisi lain, kondisi tersebut juga berisiko menurunkan tingkat kewaspadaan para pemain Persib.

>>> Nova Arianto: Tak Ada Pemain Istimewa di Timnas Indonesia U-19, Semua Bersaing

"Kalau anda terus menunjukkan hal seperti ini, pertama anda akan memotivasi lawan. Kedua, pemain kami bisa kehilangan fokus," tutur Bojan.