Kepolisian Daerah Jawa Barat menyiagakan 2.000 personel untuk mengawal pertandingan pamungkas BRI Super League antara Persib Bandung melawan Persijap Jepara.

Laga tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, pada Sabtu, 23 Mei 2026.

>>> Zoe Maguire Kecam Thomas Tuchel Usai Harry Maguire Dicoret dari Timnas Inggris

Pengamanan dilakukan dengan sistem empat ring untuk menjamin ketertiban umum di area stadion.

Polisi juga mengantisipasi lonjakan euforia masyarakat dan potensi keramaian pasca-pertandingan di sejumlah titik kota seperti kawasan Dago Cikapayang.

Aturan dan Larangan bagi Penonton

Karo Ops Polda Jabar Kombes Pol. La Ode Aries menyatakan fokus utama kepolisian adalah menjamin ketertiban umum dan keamanan publik.

Penonton dilarang membawa barang berbahaya seperti flare, kembang api, atau benda tajam yang dapat dilempar ke lapangan.

Minuman dalam kemasan botol plastik dan kaleng juga tidak diperbolehkan masuk ke tribun penonton.

Kapasitas penonton di Stadion GBLA dibatasi maksimal 32.000 orang atau setara 75 persen dari kapasitas normal.

Bagi pendukung yang tidak memiliki tiket, disediakan titik nonton bareng resmi di kantor kelurahan dan kantor kepolisian terdekat.

Fokus Pelatih dan Pemain Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak meminta anak asuhnya tetap fokus menghadapi kekuatan tim tamu.

Ia mengimbau pemain mengabaikan informasi mengenai rencana perayaan kemenangan yang beredar di media sosial.

“Saya tidak peduli apapun setelah ini, misalnya ada perayaan apa atau apa yang terjadi di setelah pertandingan. Nanti kita hanya fokus buat pertandingan di sana,” kata Bojan Hodak.

Pelatih asal Kroasia itu menegaskan setiap pertandingan memiliki arti penting. Maung Bandung saat ini memuncaki klasemen dengan 78 poin.