Muse AJDV Akui Cerita Begal di Jakbar Rekayasa, Menangis Saat Diperiksa Polisi

Perempuan berinisial AJDV alias AWS yang sempat viral usai mengaku menjadi korban begal di Jakarta Barat akhirnya menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

Dari hasil pendalaman polisi, cerita pembegalan yang sebelumnya beredar di media sosial dipastikan tidak benar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan AJDV sengaja membuat narasi tersebut karena alasan iseng. Selain itu, ia juga disebut ingin mengikuti ramainya isu begal yang belakangan sering menjadi perhatian publik.

"Ingin mengglorifikasikan beberapa kejadian viral tentang begal. Tadi siang sudah dilakukan pendalaman dan diputuskan bahwa yang bersangkutan bukan korban tindak pidana," ujar Budi.

Saat mendatangi pemeriksaan, AJDV terlihat mengenakan hoodie dan masker yang menutupi sebagian wajahnya. Ia beberapa kali tampak menangis dan tidak memberikan komentar kepada wartawan yang menunggu di lokasi.

>>> Maki Otsuki Tampil di Festivaaal Marapthon, Ini Sosok Penyanyi Lagu Ending One Piece

Pemeriksaan dilakukan untuk mengklarifikasi informasi yang sebelumnya ramai beredar mengenai dugaan aksi begal terhadap dirinya.

Sebelum pemeriksaan berlangsung, pihak RS Sumber Waras lebih dulu menyampaikan hasil penelusuran internal terkait nama perempuan yang disebut dalam unggahan viral tersebut.

Rumah sakit menyatakan tidak menemukan data pasien dengan identitas yang dimaksud, baik untuk pasien rawat jalan maupun yang pernah menjalani perawatan.

Polisi menegaskan hingga kini tidak ditemukan unsur pidana dalam laporan yang sempat ramai dibicarakan di media sosial tersebut.