Pertumbuhan Pasar Kendaraan Listrik

Kebutuhan akan kebijakan yang konsisten ini semakin mendesak mengingat pasar kendaraan listrik Indonesia tumbuh signifikan.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan penjualan battery electric vehicle (BEV) mencapai 56.204 unit pada 2024.

Penjualan BEV kemudian meningkat menjadi 114.413 unit sepanjang 2025. Pertumbuhan kendaraan berbasis NMC mulai meningkat pesat.

Meskipun pasar masih didominasi baterai lithium iron phosphate (LFP), penjualan EV berbasis NMC atau NCMA tercatat naik dari 9.390 unit pada 2024 menjadi 26.069 unit pada 2025.

Angka ini tumbuh 177,6 persen.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan tersebut, Eko mendorong stimulus tambahan seperti Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP), pembebasan bea masuk, tax allowance, hingga royalty allowance bagi industri precursor berbasis mineral logam dalam negeri.

>>> Perpanjang STNK Kendaraan Bekas Kini Tanpa KTP Pemilik Lama di Sejumlah Provinsi

"Pembangunan KEK baterai NMC perlu diteruskan sampai jadi produk hilir yang terintegrasi, termasuk membangun infrastruktur fasilitas impor-ekspor maupun distribusi produksi," pungkas Eko.