Chery, eksportir mobil terbesar asal China, menyatakan ambisinya untuk memasuki pasar Amerika Serikat. Namun, langkah ini mendapat tentangan keras dari para anggota Kongres AS.

Presiden Chery International, Zhang Guibing, mengatakan bahwa perusahaan pasti ingin masuk ke pasar AS.

>>> Korlantas Polri Tegaskan Delapan Protokol Pengawalan Lalu Lintas

"Ketika kami menemukan waktu yang tepat di masa depan, kami pasti berharap bisa masuk," ujarnya di markas Chery di Wuhu, China.

Zhang menambahkan bahwa pasar mobil AS sangat besar. "Semua orang tahu pasar mobil Amerika sangat besar...

kami pasti punya ide untuk menjual mobil di Amerika Serikat. Semua orang pasti punya ide itu," katanya.

Tarif Jadi Hambatan Utama

Zhang menekankan bahwa peluncuran di AS akan bergantung pada kebijakan di AS dan China, serta kesiapan perusahaan.

Sebelumnya, Presiden Donald Trump menyatakan keterbukaan terhadap merek China asalkan mereka memproduksi mobil secara lokal dengan tenaga kerja lokal.

>>> Jeep Siapkan SRT Grand Cherokee, Grand Wagoneer, dan Scrambler Hemi Dua Pintu

Namun, puluhan anggota Kongres dari Partai Demokrat menentang keras ide tersebut.

Mereka mengirim surat kepada Trump bulan lalu, memintanya mengambil tindakan tegas untuk mencegah merek China menjual mobil di AS.

Mereka khawatir perusahaan China akan mengancam industri mobil lokal dan menggerus sektor manufaktur AS.

Saat ini, Chery fokus pada ekspansi di Asia Tenggara dan Eropa.

>>> VinFast VF 8 Generasi Kedua Hadir Lebih Kecil, Lebih Lambat, dan Lebih Murah

Perusahaan juga bersiap menjual mobil di Kanada mulai tahun ini, dengan target awal di British Columbia, Ontario, dan Quebec.