"Supaya arahnya itu seirama kita menggunakan truk listrik ini. Kalau enggak, ya kita akan mengonsumsi BBM subsidi selamanya," kata Gemilang.

Tantangan Harga dan Harapan Stimulus

Kehadiran industri truk listrik dalam negeri dipandang sebagai momentum krusial bagi masa depan logistik nasional.

Namun, harga jual kendaraan listrik yang tinggi dibanding truk diesel konvensional menjadi ganjalan utama saat ini.

Faktor harga tersebut membuat para pengusaha angkutan barang belum sanggup melakukan peremajaan armada secara massal.

Oleh sebab itu, Aptrindo mendesak pemerintah merumuskan skema bantuan khusus, baik subsidi maupun insentif pajak kendaraan niaga listrik.

>>> Beban Operasional Pengusaha Bus Dinilai Terlalu Berat, Tarif Tol dan PPN 12% Dikhawatirkan

Stimulus fiskal dari pemerintah diharapkan mampu mendongkrak kemampuan finansial pelaku usaha. Melalui regulasi tersebut, proses migrasi dari truk berbahan bakar diesel ke kendaraan listrik dapat terlaksana secara bertahap.