Banyak orang menganggap psikopat sebagai gangguan kepribadian dengan sikap kejam dan tidak berperasaan. Namun, psikopat bukanlah diagnosis kesehatan mental resmi.

Dalam terminologi kejiwaan, pola perilaku tersebut dikenal sebagai Antisocial Personality Disorder (APD).

>>> Ahli Jantung Ungkap 3 Makanan Fermentasi Rahasia Umur Panjang

Pada 2013, American Psychiatric Association mendefinisikan APD sebagai gangguan perilaku dengan sifat tidak berperasaan dan tidak emosional pada anak-anak usia 12 tahun ke atas.

Kondisi ini mencerminkan defisit interpersonal dan sering dikaitkan dengan perilaku berbahaya.

Tanda Psikopat dari Mata

Para peneliti telah mempelajari perbedaan perilaku visual pada penderita psikopati. Orang normal biasanya mengalami pembesaran pupil saat melihat hal mengganggu, sebagai respons sistem saraf simpatik.

Namun, studi tahun 2018 terhadap 82 laki-laki dengan ciri psikopat interpersonal-afektif menemukan penurunan respons pupil saat diperlihatkan gambar negatif.

Penelitian lain juga menunjukkan berkurangnya pelebaran pupil pada psikopat saat mendengar suara negatif, seperti teriakan.

>>> Sederet Kemewahan The Trans Luxury Hotel Surabaya, Ada Sky Beach Club

Selain itu, mereka cenderung menghabiskan waktu lebih lama untuk melihat foto yang menggambarkan emosi seperti rasa sakit dan malu.

Sejumlah studi mengungkap bahwa orang dengan psikopati melakukan lebih sedikit kontak mata dibandingkan orang biasa.

Namun, Dr. Naomi Murphy, psikolog forensik, menyatakan bahwa terkadang mereka menggunakan tatapan mata secara sengaja untuk mengendalikan dan mengintimidasi orang lain.

Tatapan itu juga bisa mencerminkan kemarahan yang dingin dan keras.

>>> Jarang Ada Kangkung di Menu Rumah Sakit, Ternyata Ini Alasannya

Meski begitu, Murphy menegaskan bahwa tidak semua individu dengan psikopati memiliki tatapan menakutkan. Berikut tujuh ciri umum yang diamati peneliti:

  • Sikap dingin, tanpa empati atau kasih sayang
  • Bermata lebar dengan lebih banyak bagian putih mata terlihat
  • Lebih jarang berkedip
  • Tatapan yang terasa mengancam
  • Bagian hitam mata membesar
  • Tatapan yang intens
  • Kontak mata dilakukan lebih lama