Indonesia Miliki Sekolah Tertua di Dunia, Oxford Kalah Usia
Indonesia ternyata memiliki pusat pendidikan tertua di dunia yang jauh mendahului universitas-universitas modern seperti Oxford.
Pusat pendidikan itu berada di Kerajaan Sriwijaya, yang tidak hanya dikenal sebagai penguasa jalur perdagangan laut tetapi juga menjadi kampus internasional bagi pelajar dari berbagai negara.
Pusat Studi Buddha Sejak Abad ke-7
Sejarawan M. D.
Poesponegoro dan N.
Notosusanto dalam Sejarah Nasional Indonesia II: Zaman Kuno (2010) mencatat, Sriwijaya dikenal luas sebagai pusat studi agama Buddha yang disegani dunia sejak abad ke-7 M.
Usia ini lebih tua dibanding Oxford University yang berdiri pada tahun 1096 Masehi.
Para pelajar dari berbagai belahan dunia datang ke Sriwijaya untuk menimba ilmu di berbagai sekolah yang ada di sana.
Salah satu tokoh besar dunia yang pernah belajar di Sriwijaya adalah biksu dan penjelajah asal China bernama I-Tsing.
Ia tiba di Sriwijaya pada tahun 671 M dan menetap selama enam bulan untuk mempelajari bahasa Sanskerta.
Dalam catatannya, I-Tsing melihat banyak biksu dari berbagai negara datang untuk menimba ilmu di Sriwijaya.
John Miksic dalam tulisannya Archaeological Evidence for Esoteric Buddhism in Sumatra, 7th to 13th Century (2016) menjelaskan, reputasi akademik Sriwijaya tak lepas dari kualitas para pengajar atau biksunya.
>>> Faisal Bagus Guyon Waton Pilih Viralkan Dugaan Penggelapan Asisten Ketimbang Tempuh Jalur Hukum
Banyak biksu Sriwijaya adalah lulusan Nalanda, pusat pembelajaran Buddha paling prestisius di India.
Alhasil, materi ajar sekolah Buddha Sriwijaya setara dengan Nalanda, sehingga banyak biksu belajar terlebih dahulu di sana sebelum pergi langsung ke Nalanda.
Bisa dikatakan, sekolah-sekolah Buddha di Sriwijaya menjadi semacam kelas persiapan.
Selain itu, salah satu guru besar Buddha dari Kekaisaran Pala di India, Atisha Dipamkara, juga pernah menjadi alumni Sriwijaya.
Pada tahun 1013, Atisha datang ke Sumatera dan memutuskan tinggal di Swarnadwipa.
Di sana ia berguru pada Dharmakirti, salah satu guru agama Buddha ternama, selama sekitar 13 tahun.
Setelah belajar, Atisha kembali ke India dan menyebarkan ilmu yang diperoleh dari Sriwijaya.
Sayangnya, kejayaan ini berakhir pada abad ke-13 ketika Sriwijaya runtuh akibat konflik internal serta serangan dari Kerajaan Majapahit dan Colamanda.
>>> Penjelasan Ending Film Kamu Harus Mati (2026) Akankah Lanjut Musim Kedua?
Runtuhnya Sriwijaya sekaligus menandai akhir dari era kemahsyuran tempat pendidikan di Nusantara.
Update Terbaru
Penjelasan Ending Film Colony (2026), Wabah Virus Baru Ditemukan, Akankah jadi Tanda Lanjut Musim Kedua?
Kamis / 21-05-2026, 20:06 WIB
Apakah Film Korea Colony (2026) Bakal Lanjut Season 2?
Kamis / 21-05-2026, 20:04 WIB
Prabowo Dorong Elektrifikasi, Tantangan Izin Merek Jadi Sorotan
Kamis / 21-05-2026, 19:58 WIB
10 Negara Paling Rajin Ibadah di Dunia, Indonesia Nomor Berapa?
Kamis / 21-05-2026, 19:58 WIB
Eduardo Camavinga Pilih Bertahan di Real Madrid walau Terancam Dijual
Kamis / 21-05-2026, 19:58 WIB
Moeldoko Kritik Inkonsistensi Insentif Kendaraan Listrik Pemerintah
Kamis / 21-05-2026, 19:58 WIB
Astra UD Trucks Luncurkan Program Desa Sejahtera di Bogor
Kamis / 21-05-2026, 19:53 WIB
Seo In Guk dan Park Ji Hyun Bintangi Drakor Romantis See You at Work Tomorrow
Kamis / 21-05-2026, 19:53 WIB
Alvaro Arbeloa: Lebih Mudah Juara Liga Champions daripada La Liga
Kamis / 21-05-2026, 19:53 WIB
PT ADM Catat Pemesanan Daihatsu Rocky Hybrid Tembus 750 Unit
Kamis / 21-05-2026, 19:53 WIB
Vivo Y600 Turbo Debut 25 Mei, Vivo Y500 Bersiap ke Indonesia
Kamis / 21-05-2026, 19:53 WIB
Review Acer Predator Triton 300 SE: Laptop Gaming Tipis dengan Performa Tinggi
Kamis / 21-05-2026, 19:49 WIB
Stasiun TV Siarkan 12 Pertandingan Sepak Bola Internasional Hari Ini
Kamis / 21-05-2026, 19:48 WIB






