Profil Rainbow Aprinata Hutama Sosok Personal Asisten Faisal Bagus Guyon Waton yang Diduga Menggadaikan BKPB Alphard hIngga Perhiasan Emas
Faisal Bagus Guyon Waton Pilih Viralkan Dugaan Penggelapan Asisten Ketimbang Tempuh Jalur Hukum
Personel Guyon Waton, Faisal Bagus, mengungkap alasan dirinya memilih membawa persoalan dugaan penggelapan oleh asisten pribadinya ke media sosial dibanding melaporkannya ke pihak kepolisian.
Kasus tersebut mencuat setelah asisten bernama Rembo Nata diduga menggadaikan sejumlah barang milik Faisal Bagus, mulai dari BPKB Toyota Alphard, motor Vespa, hingga perhiasan.
Faisal Bagus Sebut Proses Hukum Rumit
Dalam siaran langsung di TikTok, Faisal Bagus mengaku enggan menempuh jalur hukum karena menilai proses administrasi pelaporan cukup merepotkan.
"Kenapa nggak lapor polisi? Ribet!" ujar Faisal Bagus.
Ia memilih mempublikasikan persoalan tersebut karena menilai mantan asistennya kerap bersikap manipulatif terhadap orang lain.
>>> Penjelasan Ending Film Kamu Harus Mati (2026) Akankah Lanjut Musim Kedua?
Asisten Disebut Cerita Soal Gaji
Faisal Bagus juga mengungkap bahwa Rembo Nata disebut sering menyampaikan keluhan soal pekerjaan dan nominal gaji kepada orang lain.
Menurut keterangannya, sang asisten mengaku menerima gaji sekitar Rp3 juta hingga Rp3,5 juta meski beban kerja dinilai berat.
"Dia cerita kalau ikut mas Bagus gajinya dikit kerjanya berat. Dia cerita kalau gaji cuma Rp3 sampai Rp3,5 juta," kata Faisal Bagus.
Ingin Beri Efek Jera Lewat Sanksi Sosial
Faisal Bagus menegaskan langkah memviralkan kasus itu dilakukan agar publik mengetahui tindakan yang diduga dilakukan asistennya.
Ia berharap persoalan tersebut menjadi bentuk sanksi sosial sekaligus peringatan bagi pihak lain.
"Ini aku memviralkan biar dia kena sanksi sosial," ucapnya.
Selain itu, Faisal Bagus juga meminta agar tidak ada lagi pihak yang mempekerjakan Rembo Nata setelah kasus tersebut mencuat.
"Biar nggak ada yang memperkerjakannya," katanya.
Saat ini, keberadaan asisten pribadi tersebut disebut belum diketahui setelah diminta menebus BPKB yang diduga telah digadaikan.
Update Terbaru
Dua Wakil Indonesia Tembus Final Indonesia Open 2026
Minggu / 07-06-2026, 00:03 WIB
Wamenhaj Minta Petugas Siaga Sambut Jemaah Haji Gelombang Dua
Minggu / 07-06-2026, 00:00 WIB
Portugal Uji Coba Lawan Chili Jelang Piala Dunia 2026
Sabtu / 06-06-2026, 23:57 WIB
Portugal Uji Coba Lawan Chile, Jose Sa: Kami Kandidat Juara Piala Dunia 2026
Sabtu / 06-06-2026, 23:56 WIB
Wamenhaj Pastikan Layanan Jemaah Haji Gelombang Kedua di Madinah Siap
Sabtu / 06-06-2026, 23:56 WIB
Mirra Andreeva Juarai Roland Garros Usai Tekuk Maja Chwalinska
Sabtu / 06-06-2026, 23:52 WIB
Portugal Jamu Chili dalam Laga Persahabatan di Lisbon
Sabtu / 06-06-2026, 23:52 WIB
Raymond/Joaquin Tembus Final Indonesia Open 2026 Usai Tekuk Sabar/Reza
Sabtu / 06-06-2026, 23:48 WIB
Kemenhaj Larang Jemaah Haji Masukkan Air Zamzam ke Koper
Sabtu / 06-06-2026, 23:48 WIB
WTO Deteksi Sinyal Perlambatan Perdagangan Barang Global
Sabtu / 06-06-2026, 23:48 WIB
Polres Bogor Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026, Tertibkan Pelanggar Lalu Lintas
Sabtu / 06-06-2026, 23:43 WIB
Mirra Andreeva Juara Prancis Terbuka 2026, Kalahkan Maja Chwalinska
Sabtu / 06-06-2026, 23:40 WIB
Hasil Semifinal Indonesia Open 2026: Dua Wakil Tuan Rumah Amankan Tiket Final
Sabtu / 06-06-2026, 23:40 WIB
Baca Preview Killer Peter Chapter 135 Bahasa Indonesia, Mode Serius! Langsung Diburu Pembaca
Sabtu / 06-06-2026, 23:40 WIB






