Krisis cedera melanda lini belakang San Antonio Spurs.

Dylan Harper menyusul De'Aaron Fox ke ruang perawatan akibat cedera hamstring kanan pada pertandingan kedua Final Wilayah Barat NBA melawan Oklahoma City Thunder.

>>> Cedera Hamstring Paksa Dylan Harper Keluar dalam Laga Spurs Lawan Thunder

Stephon Castle terpaksa memikul beban berat sebagai pengatur serangan utama. Hasilnya, Spurs kalah 113-122 dari Thunder.

Menurut Jared Weiss dari The Athletic, Spurs telah mencatat tiga pertandingan dengan 20 turnover atau lebih sejak pertengahan November.

Dua di antaranya terjadi dalam 48 jam pertama seri melawan Thunder.

Castle sendiri menyumbang total 20 turnover dalam dua laga pembuka. Lonjakan kesalahan ini terjadi karena ia dipaksa menginisiasi serangan di bawah tekanan ketat pertahanan Oklahoma City.

Media Express-News mencatat bahwa Thunder adalah tim paling andal dalam memaksa lawan melakukan kesalahan. "Force turnovers better than anybody," tulis mereka.

Sebelum mencatat 13 turnover pada paruh pertama gim kedua, Spurs sudah melakukan 21 kesalahan pada gim pertama.

>>> Dylan Harper dan Cedric Coward Resmi Masuk NBA All-Rookie First Team

Padahal, Castle produktif dengan 17 poin dan 11 assist, namun dinodai 11 kali kehilangan bola.

Situs resmi NBA. com sempat mengulas bahwa memangkas jumlah kesalahan menjadi kunci penting peluang kemenangan Spurs.

"Go a long way," tulis NBA. com.

Masalah kehilangan bola tetap membayangi Spurs pada gim kedua. Hal ini menambah tekanan berat kepada Victor Wembanyama di area pertahanan maupun penyerangan.

Masalah utama tim asuhan Mitch Johnson berakar dari absennya De'Aaron Fox sejak gim pertama akibat nyeri pergelangan kaki kanan.

>>> Emiliano Buendia Masuk Daftar Elit Pencetak Gol Final Liga Europa

Cedera itu didapat dari seri sebelumnya melawan Minnesota Timberwolves.