Pebasket muda San Antonio Spurs, Stephon Castle, mencatatkan rekor baru dalam sejarah NBA Playoffs meski timnya harus menelan kekalahan 113-122 dari Oklahoma City Thunder pada Gim 2 Final Wilayah Barat.

Kekalahan tersebut membuat kedudukan seri babak playoff antara kedua tim menjadi imbang. Spurs melakukan banyak kesalahan di akhir laga yang dimanfaatkan Thunder.

>>> Abel Ferreira Kritik Jadwal Padat Usai Palmeiras Kalah dari Cerro Porteno

Stephon Castle memikul tanggung jawab besar sebagai pengatur serangan akibat cedera yang dialami Dylan Harper dan De'Aaron Fox dalam pertandingan tersebut.

Berdasarkan data StatMuse, Castle menjadi pemain termuda dalam sejarah liga yang mampu mengemas minimal 25 poin, 5 rebound, dan 5 asis dalam satu laga final wilayah.

>>> Thunder Samakan Kedudukan Usai Tekuk Spurs 122-113

Pebasket andalan pelatih Mitch Johnson ini membukukan total 25 poin dengan efisiensi tembakan mencapai 58,8 persen. Ia juga sukses melesakkan seluruh empat kesempatan lemparan bebas.

Selain mencatatkan delapan asis dan satu steal, performa gemilang Castle sedikit ternoda akibat sembilan kesalahan sendiri atau turnover yang dilakukannya.

>>> Cerro Porteno Kalahkan Palmeiras 1-0 di Copa Libertadores

Banyaknya turnover dari guard muda tersebut menjadi salah satu faktor utama yang memberikan momentum ofensif bagi Thunder untuk membalikkan keadaan menjelang akhir laga.