Pedro Acosta mengaku bersalah karena masalah mekanis pada motornya memicu kecelakaan. Ia menjelaskan bahwa motor KTM-nya tiba-tiba kehilangan daya kelistrikan di lintasan lurus.

Acosta menyesalkan bahwa kecelakaan terjadi akibat kerusakan mekanis, bukan kesalahan manusia. Ia merasa tidak berdaya untuk melakukan apa pun saat motor mendadak mati.

Francesco Bagnaia menyuarakan kekhawatiran tentang keselamatan pembalap. Menurutnya, ada kekuatan yang menyelamatkan mereka dari kecelakaan yang lebih parah.

Bagnaia menilai format balapan baru dengan sesi Sprint sejak 2023 memaksa pembalap mengambil risiko besar. Ia juga menyayangkan minimnya partisipasi rekan pembalap dalam rapat komisi keselamatan.

Enea Bastianini menyoroti tata letak sirkuit yang dinilai berbahaya. Ia mengungkit insiden fatal di Balaton Park Hongaria dan merasa frustrasi karena masukan pembalap jarang diakomodasi.

Kecelakaan di Barcelona juga memengaruhi klasemen konstruktor. Aprilia kini memuncaki klasemen dengan 181 poin, menggeser Ducati ke posisi kedua dengan 165 poin.

Di klasemen pembalap, Marco Bezzecchi memimpin dengan 142 poin, disusul Jorge Martin (127 poin) dan Fabio Di Giannantonio (116 poin).

Untuk pertama kalinya, pembalap Honda dan Yamaha gagal masuk sepuluh besar.

>>> Aston Villa Juara Europa League Usai Tekuk Friburgo 3-0

Balapan selanjutnya akan digelar di Sirkuit Balaton Park, Hongaria, pada 7 Juni 2026.