Aston Villa berhasil merengkuh gelar juara UEFA Europa League 2025-2026 setelah menumbangkan Friburgo dengan skor telak 0-3 dalam laga final di Stadion Vodafone Park, Istanbul, Rabu (20/5/2026).

Kemenangan ini sekaligus menandai raihan trofi Europa League kelima bagi manajer Unai Emery sepanjang karier kepelatihannya.

>>> Héctor Cúper Rombak Formasi Universitario Hadapi Nacional di Copa Libertadores

Namun, kesuksesan klub asal Birmingham tersebut diwarnai insiden cedera yang menimpa penjaga gawang utama mereka, Emiliano "Dibu" Martinez, sesaat sebelum pertandingan dimulai.

Martinez mengalami masalah fisik pada bagian tangannya saat sesi pemanasan. Ia mendapatkan perawatan medis di lapangan dengan disaksikan kiper cadangan Marco Bizot.

Menurut laporan media Olé, Martinez mengalami dislokasi jari yang merupakan cedera ringan dan tidak membahayakan peluangnya tampil di Piala Dunia mendatang.

Meski sempat mengalami kendala, Martinez tetap bermain penuh dan menjaga gawangnya tetap bersih sepanjang laga final.

"Lo que conseguimos fue hermoso. Es un orgullo, sigo creciendo partido a partido.

Hoy me rompí el dedo en la entrada en calor, pero no hay mal que por bien no venga," kata Martinez kepada ESPN.

Cedera jari ini menambah catatan medis sang kiper. Sebelumnya pada Desember 2024, ia juga pernah mengalami patah jari kelingking namun tetap bisa bertanding.

Kini Aston Villa hanya menyisakan satu pertandingan terakhir di Premier League melawan Manchester City pada hari Minggu. Martinez kemungkinan akan diistirahatkan karena tiket kualifikasi Champions League sudah aman.

>>> SC Freiburg Tantang Aston Villa di Final Liga Europa

Suasana ruang ganti Aston Villa sebelum dan sesudah pertandingan final di Istanbul dilaporkan sangat meriah, terutama dengan kehadiran Pangeran William yang merupakan pendukung setia klub.

"Espero que pague la barra libre. Estuvo en el vestuario antes del partido.

Es una persona normal. Y es grande tener su apoyo," ujar kapten Aston Villa, John McGinn, dalam wawancara dengan Mundo Deportivo.

McGinn juga mengungkapkan rasa tidak percaya atas pencapaian timnya yang mampu bangkit dari keterpurukan dalam beberapa tahun terakhir.

"No puedo creer que hayamos logrado esto. Hace siete años este club estaba mal.

Esto lo hemos construido entre todos," tutur McGinn.

Apresiasi juga datang dari lini pertahanan Aston Villa. Bek internasional Inggris, Ezri Konsa, mendedikasikan gelar tersebut untuk para pendukung setia mereka.

>>> Santos Minta STJD Batalkan Laga Kontra Coritiba Akibat Kesalahan Wasit

"Este título es para nuestros aficionados," cetus Konsa.