Departemen Hukum Santos mengajukan aksi ke Superior Tribunal de Justica Desportiva (STJD) pada Rabu (20/5) untuk meminta pembatalan pertandingan melawan Coritiba.

Laga tersebut berlangsung pada Minggu (17/5) di Neo Quimica Arena dan berakhir dengan kemenangan Coritiba 3-0.

>>> Aston Villa Juara Liga Europa Usai Bungkam Freiburg 3-0 di Istanbul

Klub menilai terjadi kesalahan hukum oleh tim wasit yang secara keliru memaksa Neymar Jr keluar lapangan, sehingga mengabaikan protokol resmi pergantian pemain FIFA.

Insiden bermula pada menit ke-64 saat tim pelatih Santos ingin mengganti bek kiri Escobar (nomor 31) dengan penyerang Robinho Jr (nomor 7).

Namun, wasit keempat Bruno Mota Correja justru mengangkat papan nomor 10 milik Neymar yang sedang dirawat akibat cedera betis di luar lapangan.

Meskipun nota resmi pergantian menuliskan nomor 31, wasit utama tetap melarang Neymar kembali ke lapangan karena Robinho sudah masuk.

Sementara itu, Escobar justru tetap bermain dalam laga tersebut.

Melalui rilis resmi, departemen hukum klub memberikan penjelasan mengenai langkah hukum yang diambil ke pihak pengadilan.

"O departamento jurídico informa que entrou com ação no Superior Tribunal de Justiça Desportiva (STJD) para solicitar a anulação da partida disputada no dia 17/5, diante do Coritiba, válida pela 16ª rodada do Campeonato Brasileiro.

O clube entende que houve erro de direito quando a arbitragem impediu a permanência em campo do atleta Neymar Jr., o que contrariou determinação da própria comissão técnica e desrespeitou o protocolo oficial de substituições de jogadores.

O que está em discussão não é performance técnica atau resultado do jogo, mas a defesa da instituição e das regras da FIFA" kata pihak klub melalui nota resmi.