Legenda MotoGP, Valentino Rossi, kembali menjadi sorotan setelah mengungkap rutinitas latihan unik yang ia jalani di rumah.

Pria yang akrab disapa The Doctor ini tetap menjaga naluri kompetitifnya melalui simulator balap virtual berteknologi tinggi setelah pensiun dari roda dua.

>>> Djurgardens vs Sirius Imbang 2-2, Laga Sempat Dihentikan

Meskipun memiliki segudang prestasi di lintasan nyata, pembalap asal Italia tersebut mengakui bahwa dirinya tidak selalu mendominasi. Ia bahkan lebih sering menelan kekalahan dalam balapan virtual.

Fokus Karier Baru dan Peran Simulator

Saat ini, fokus karier Rossi telah beralih ke ajang balap mobil setelah menyudahi kariernya di MotoGP.

Ia telah berkompetisi selama tiga musim di GT World Challenge Europe (GTWCE) dan melanjutkan langkah ke FIA World Endurance Championship.

Kini, Rossi kembali membalap di GTWCE bersama WRT sebagai pembalap pabrikan BMW. Di tengah padatnya jadwal kejuaraan tersebut, simulator menjadi instrumen krusial bagi persiapan performanya.

"Saya berlatih dengan simulator, yang sebenarnya video game, tapi level tertinggi, iRacing," ujar Rossi. Perangkat simulator di rumahnya memiliki spesifikasi yang jauh berbeda dari konsol permainan standar.

Fasilitas latihan tersebut ditunjang dengan kemudi yang identik dengan mobil balap aslinya, tombol-tombol fungsional, sistem pedal rem khusus, serta konfigurasi tiga layar besar.

Hal ini menghadirkan sensasi visual yang imersif.

"Saya duduk di satu set-up lengkap dengan pedal rem, dan kokpit ditampilkan di tiga layar, jadi benar-benar bisa merasakan aksinya," jelasnya.

Tingginya Tingkat Persaingan Simulator Modern

Kerap kalah saat bertanding secara daring tidak membuat Rossi berkecil hati. Baginya, hal ini justru menjadi bukti tingginya tingkat kompetisi di dunia simulasi modern.