Kecelakaan besar terjadi di Sirkuit Barcelona-Catalunya pada balapan utama MotoGP Catalunya, Minggu (17/5/2026).

Insiden ini melibatkan sejumlah pembalap dan mengakibatkan dua orang dilarikan ke rumah sakit dengan cedera serius.

>>> Aston Villa Juarai Liga Europa Usai Kalahkan Freiburg 3-0 di Istanbul

Pada lap ke-12, Pedro Acosta melambat mendadak di lintasan lurus karena gangguan kelistrikan. Alex Marquez yang melaju kencang di belakangnya tidak sempat menghindar, sehingga menabrak Acosta.

Tabrakan tersebut melempar motor Ducati milik Alex Marquez ke area gravel. Salah satu bannya terlepas dan menghantam Fabio Di Giannantonio, yang ikut terjatuh bersama Raul Fernandez.

Menurut Fox Sports, Alex Marquez menabrak dinding beton dengan kecepatan lebih dari 200 km/jam.

Gresini Racing mengonfirmasi bahwa pembalap asal Spanyol itu menjalani operasi darurat pada Senin (18/5/2026) malam.

Operasi dilakukan untuk mengatasi fraktur klavikula kanan dan patah tulang marginal pada vertebrae C7.

Tim medis yang menangani adalah Anna Carreras, David Benito, dan Paula Barragan di Rumah Sakit Umum Catalunya.

Setelah balapan diulang pasca-bendera merah pertama, kecelakaan beruntun kedua terjadi di tikungan pertama. Johann Zarco, Luca Marini, dan Francesco Bagnaia terlibat dalam insiden tersebut.

Zarco mengalami benturan parah karena kakinya terjepit di antara jok dan ban belakang motor Bagnaia. Akibatnya, ia menderita robek tulang fibula dan cedera ligamen lutut yang serius.

Meskipun lintasan dipenuhi puing-puing, penyelenggara tetap melanjutkan balapan. Fabio Di Giannantonio dari VR46 Racing Team akhirnya keluar sebagai pemenang.

>>> Columbus Crew Pecat Henrik Rydstrom, Tunjuk Laurent Courtois sebagai Pelatih Interim

Di Giannantonio menyatakan bahwa kemenangan sebenarnya adalah semua pembalap relatif baik-baik saja. Ia menambahkan bahwa melihat insiden mengerikan di lintasan sangat berat bagi psikologis para pembalap.