Manajemen Columbus Crew resmi memecat Henrik Rydstrom dari jabatan pelatih kepala pada Minggu, 17 Mei 2026.

Keputusan ini diambil setelah tim hanya meraih hasil imbang 1-1 melawan Philadelphia Union.

>>> Aston Villa Juara Europa League Usai Tekuk Friburgo 3-0

Hasil tersebut membuat Columbus Crew terpuruk di posisi ke-13 Wilayah Timur Major League Soccer (MLS).

Asisten pelatih Laurent Courtois langsung ditunjuk sebagai pelatih interim untuk dua pertandingan sisa sebelum jeda Piala Dunia.

Masa Kerja Singkat Rydstrom

Pemecatan ini mengakhiri masa kerja Rydstrom yang belum genap enam bulan sejak ditunjuk pada akhir Desember 2025.

Ia menggantikan Wilfried Nancy, namun gagal membawa perbaikan signifikan.

Di bawah asuhan arsitek asal Swedia tersebut, Columbus Crew mencatat rekor buruk: 3 kemenangan, 7 kekalahan, dan 4 hasil imbang dari 14 pertandingan liga.

Masalah ketidakcocokan komunikasi antara staf kepelatihan dan pemain di ruang ganti menjadi pemicu utama.

Jadwal pertemuan tim yang lebih panjang dan tuntutan durasi latihan di OhioHealth Performance Center memicu kejutan budaya dan ketidakpuasan di skuad.

Kondisi diperparah badai cedera lini depan, termasuk robeknya ACL striker utama Wessam Abou Ali pada pertengahan April serta cedera Jamal Thiare.

Pernyataan General Manager

General Manager Columbus Crew Issa Tall menjelaskan langkah pemutusan hubungan kerja tersebut kepada media.

“The thing is, and similar to players, you don’t know what you get until they get here,” kata Issa Tall kepada Massive Report.

“So Henrik coming in, obviously, there was this adaptation phase where we had to fix some things here and there.

And he had to adapt to us, the players had to adapt to him.