Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tapanuli Utara menggelar pelayanan jemput bola perekaman dan pencetakan KTP elektronik di SMU Negeri 1 Garoga pada Selasa (19/5/2026).

Program ini diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara di bawah kepemimpinan Bupati Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat. Tujuannya mempermudah pengurusan administrasi kependudukan bagi pelajar.

>>> Sutradara Perfect Crown Akui Kesalahan Sejarah yang Picu Kontroversi Netizen

Layanan langsung di sekolah dikhususkan bagi pemilih pemula yang tinggal jauh dari pusat pelayanan dinas. Para siswa di kawasan terpencil tidak perlu lagi mendatangi kantor Disdukcapil.

Kehadiran tim layanan di sekolah menghemat waktu dan biaya transportasi. Orang tua juga terhindar dari antrean panjang dalam pengurusan dokumen kependudukan anak.

Plt Kepala Disdukcapil Tapanuli Utara, Romusa Simanungkalit, menjelaskan bahwa program ini menjadi strategi taktis pemerintah daerah. Tujuannya menjangkau kelompok pemilih pemula secara cepat.

"Kepemilikan KTP-el sangat penting dan mendasar bagi pelajar untuk berbagai keperluan, seperti pendaftaran ujian, pengurusan beasiswa, akses layanan kesehatan BPJS, serta urusan pelayanan publik lainnya," ujar Romusa.

Pihak dinas berkomitmen melanjutkan kegiatan serupa ke sekolah lain di wilayah tersebut. Upaya ini dilakukan untuk memastikan seluruh warga yang telah memenuhi syarat usia memiliki dokumen identitas resmi.

"Disdukcapil Kabupaten Taput akan terus melakukan pelayanan jemput bola ke sekolah-sekolah untuk memastikan seluruh warga yang telah memenuhi syarat memiliki dokumen kependudukan secara lengkap," tambah Romusa.

>>> Instagram Rilis Fitur Instants di Indonesia, Foto Real-Time Mirip BeReal

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara memproyeksikan program ini mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkala.

Kegiatan tersebut diharapkan menumbuhkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya kepemilikan dokumen administrasi kependudukan sejak dini.

Program ini memberikan efisiensi bagi para siswa di kawasan terpencil karena mereka tidak perlu lagi mendatangi kantor Disdukcapil.

Melalui kehadiran tim layanan di sekolah, para pelajar dapat menghemat waktu dan biaya transportasi, sekaligus menghindarkan orang tua dari antrean panjang dalam pengurusan dokumen kependudukan anak.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara memproyeksikan program ini mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkala.

>>> 16 Biksu Jalani Ritual Thudong dari Jepara Menuju Candi Sewu

Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya kepemilikan dokumen administrasi kependudukan sejak dini.