Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Tapanuli Utara menggelar perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) di sekolah-sekolah.

Kegiatan ini menyasar pelajar SMAN 1 Bantan pada Selasa (12/5/2026) dan SMUN 1 Garoga pada Selasa (19/5/2026).

>>> Ratu Meta Rilis Single Baru 'Cuma Lima Menit' Gandeng RPH Musik

Program jemput bola tersebut bertujuan mempercepat kepemilikan dokumen identitas resmi bagi remaja usia wajib KTP dan pemilih pemula.

Sebanyak 114 siswa SMAN 1 Bantan mengikuti perekaman biometrik yang meliputi pemindaian iris mata, sidik jari, hingga pengambilan pasfoto.

Program Jebol Master Go To School

Perekaman dilakukan melalui program Jebol Master Go To School. Dokumen identitas akan langsung dicetak dan diserahkan kepada para siswa saat mereka tepat menginjak usia 17 tahun.

Pemerintah daerah menginisiasi skema ini agar pelajar tidak perlu mengantre di kantor dinas atau unit pelaksana teknis.

Selain memproses dokumen, instansi terkait juga mengedukasi siswa mengenai fungsi strategis KTP-el dalam mengakses layanan publik seperti perbankan, kesehatan, dan pendidikan lanjutan.

Plt.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Bengkalis, Syahruddin, menyatakan bahwa kehadiran langsung petugas di sekolah merupakan komitmen pelayanan publik yang cepat dan dekat.

Upaya proaktif tersebut diambil untuk mengantisipasi hambatan administratif bagi anak usia sekolah.

"Melalui program jemput bola ini Disdukcapil ingin memastikan para pelajar mendapatkan kemudahan pelayanan administrasi kependudukan sejak dini sehingga saat memasuki usia wajib memiliki KTP-el, dokumen tersebut dapat segera diterbitkan," ucap Syahruddin.

Petugas di lapangan juga membagikan hadiah berupa buku tulis kepada siswa yang mampu menjawab pertanyaan interaktif sebagai apresiasi atas partisipasi aktif mereka.

>>> ShopeePay Bebaskan Biaya Admin Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet