Rekayasa Lalu Lintas Harmoni-Mangga Besar Diperpanjang Hingga 24 Mei 2026
PT MRT Jakarta (Perseroda) menerapkan rekayasa lalu lintas terbaru di kawasan Harmoni hingga Mangga Besar, Jakarta Pusat.
Kebijakan ini mendukung kelanjutan proyek konstruksi stasiun bawah tanah dan terowongan MRT Jakarta Fase 2.
>>> BPA Kejaksaan Agung Lelang Hyundai Ioniq 5 Mulai Rp 152 Juta
Pekerjaan berlangsung sejak Selasa (19/5/2026) untuk proyek MRT Fase 2A CP 203 rute Mangga Besar-Glodok-Kota sepanjang 1,44 kilometer.
Manajemen memperpanjang rekayasa lalu lintas tahap 3.2 di kawasan Harmoni sampai 24 Mei 2026. Sebelumnya, tahap ini dijadwalkan selesai pada 30 April 2026.
Perpanjangan dilakukan karena pekerjaan penggalian, konstruksi stasiun, saluran underpass, dan pintu masuk stasiun masih berlangsung.
Pengaturan Arus Kendaraan
Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda), Rendy Primartantyo, menyampaikan permohonan pengertian dan kerja sama dari masyarakat.
Ia berharap masyarakat terus mendukung pelaksanaan proyek ini.
Dalam pengaturan tahap 3.2, pengendara menuju Jalan Hasyim Ashari dan arah Kota dialihkan menggunakan sistem contra flow dua lajur di Jalan Hayam Wuruk.
Sementara itu, arus sebaliknya menuju Monas tetap tiga lajur.
>>> Polri Berwenang Hapus Data Kendaraan yang Lalai Pajak
Rendy juga mengimbau para pengguna jalan dan angkutan umum agar memperhatikan rambu-rambu serta mengikuti petunjuk petugas di lapangan.
Setelah fase tersebut, MRT Jakarta akan memberlakukan rekayasa lalu lintas tahap 4.1 mulai 25 Mei 2026 hingga 27 September 2026.
Pengaturan ini mengubah sejumlah arus di sekitar Simpang Harmoni dan Jalan Gajah Mada.
Pada tahap 4.1, arus dari Jalan Majapahit, Jalan Suryopranoto, dan Jalan Ir H Juanda menuju Jalan Hasyim Ashari diarahkan melewati dua lajur Jalan Gajah Mada.
Ruas Jalan Gajah Mada setelah pertigaan Jalan Hasyim Ashari diubah menjadi satu arah ke Kota.
Bus Transjakarta dan kendaraan lain menuju Kota dialihkan melalui contra flow satu lajur di Jalan Hayam Wuruk.
Proyek MRT Fase 2A CP 203 ini mencakup pembangunan stasiun bawah tanah dan terowongan sepanjang 1,44 kilometer yang menghubungkan Mangga Besar, Glodok, dan Kota.
>>> Korlantas Polri Siapkan ETLE untuk Tindak Kendaraan ODOL
Rekayasa lalu lintas ini diterapkan untuk memastikan kelancaran pekerjaan konstruksi yang masih berlangsung di kawasan Harmoni hingga Mangga Besar.
Update Terbaru
Lee Sang-min Akhirnya Lunasi Utang, Ungkap Pendapatan Rp16 Miliar
Minggu / 05-07-2026, 09:53 WIB
Singapura Bangun Pusat Wellness Tourism Seluas 9 Lapangan Sepak Bola
Minggu / 05-07-2026, 09:47 WIB
Maroko Buktikan Diri Bukan Tim Keberuntungan di Piala Dunia
Minggu / 05-07-2026, 09:43 WIB
Trump Telepon Putin dan Zelensky Bahas Perang Ukraina Jelang KTT NATO
Minggu / 05-07-2026, 09:43 WIB
Gerai Samsat PRJ 2026 Permudah Bayar Pajak, Bebas Denda dan Ada Suvenir
Minggu / 05-07-2026, 09:43 WIB
Mbappe Lebih Subur dari Brasil, Inggris, Portugal, dan Spanyol di Fase Gugur Piala Dunia
Minggu / 05-07-2026, 09:43 WIB
Buruh Pabrik AC di China Lembur Gegara Eropa Dilanda Gelombang Panas
Minggu / 05-07-2026, 09:43 WIB
Vozinha di Instagram: Dari 50 Ribu ke 24 Juta Pengikut Berkat Piala Dunia
Minggu / 05-07-2026, 09:43 WIB
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir 3.000 Orang
Minggu / 05-07-2026, 09:42 WIB
Cara Mendapatkan 3 Fitur Unggulan MacBook Pro 2026
Minggu / 05-07-2026, 09:35 WIB
Chicago Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan AS di Tengah Cuaca Panas Ekstrem
Minggu / 05-07-2026, 09:33 WIB
Warga Texas Protes Saudi Aramco soal Polusi di Tengah Sponsor Piala Dunia
Minggu / 05-07-2026, 09:33 WIB
LeBron James Tinggalkan Lakers, Banyak Tim Buru Pemain Bebas
Minggu / 05-07-2026, 09:32 WIB
TNT Sports dan DAZN Luncurkan Seri Tinju Bulanan, Abdullah Mason Jadi Bintang Utama
Minggu / 05-07-2026, 09:30 WIB







