Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama kepolisian akan menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan protokol pada 13 hingga 14 Juni 2026.

Langkah ini dilakukan untuk mendukung kelancaran BTN Jakarta International Marathon (BTN JAKIM) 2026.

>>> KAI Catat 91.678 Penumpang Kereta Jarak Jauh Padati Daop 2 Bandung

Corporate Secretary BTN Ramon Armando menyatakan bahwa pengaturan lalu lintas bertujuan menjaga keamanan dan kenyamanan peserta serta masyarakat.

Prinsip 4S—Sterile, Secure, Safety, dan Smooth—menjadi acuan utama dalam koordinasi dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Ditlantas Polda Metro Jaya.

Jadwal Rekayasa Lalu Lintas

Pada Sabtu, 13 Juni 2026, pengaturan jalan berfokus di sekitar Gelora Bung Karno (GBK) hingga Jalan Jenderal Sudirman.

Rekayasa berlaku mulai pukul 03.00 WIB hingga 07.30 WIB untuk mendukung kategori 5K dan 10K.

Pada Minggu, 14 Juni 2026, sterilisasi jalur diperluas meliputi kawasan Medan Merdeka, M. H. Thamrin, Rasuna Said, hingga Prapanca.

Pengaturan berlangsung dari pukul 03.00 WIB hingga 11.00 WIB untuk kategori Half Marathon dan Marathon.

Penyesuaian Rute Transjakarta

Sebanyak 22 rute Transjakarta akan dimodifikasi pada Sabtu pukul 05.00 hingga 08.00 WIB.

Sementara itu, pada Minggu jumlah rute yang disesuaikan meningkat menjadi 44 rute hingga pukul 11.00 WIB.

BTN memohon maaf atas potensi ketidaknyamanan akibat pengaturan lalu lintas.

Ramon Armando mengapresiasi dukungan masyarakat dan Pemprov DKI Jakarta yang berkontribusi pada kesuksesan BTN JAKIM sebagai ajang maraton internasional kebanggaan Indonesia.

>>> PLN UP3 Ketapang Evaluasi Penempatan Tiang Listrik Baru

Menurut Ramon, BTN JAKIM bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga bagian dari upaya menjadikan Jakarta sebagai kota global melalui sport tourism.