Gelombang tinggi menerjang pesisir Pantai Monggalan di Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Bali, selama tiga hari berturut-turut sejak Sabtu (16/5/2026) hingga Senin (18/5/2026).

Peristiwa tersebut mengakibatkan abrasi di kawasan itu semakin parah hingga menumbangkan pohon dan merendam rumah warga setempat.

>>> Nonton Download The Boys Season 5 Episode 8 Sub Indo TAMAT serta Link dan Spoiler di HBO MAX bukan LK21: Butcher, Hughie, Starlight, dan anggota lainnya Bersiap Menjalankan Misi Terakhir

Abrasi Makin Meluas

Kondisi terkini di lokasi menunjukkan ombak besar masih terus menyapu pesisir Pantai Monggalan yang kini tampak sepi dari aktivitas warga.

Kawasan yang beberapa pekan lalu sempat ramai oleh kegiatan pengiriman barang ke Nusa Penida tersebut sekarang sudah tidak lagi dihuni.

Satu unit rumah milik warga bernama Ketut Candra Arsadi (58) menjadi bangunan paling tepi yang masih bertahan di lahan pesisir seluas 10 are.

Pengikisan garis pantai di wilayah tersebut dilaporkan terus meluas sejak tahun 2024 dan diperkirakan telah mencapai sekitar 100 meter pada tahun ini.

"Yang terbesar kemarin ini. Air masuk, pohon besar di pinggir pantai tumbang.

Malamnya kami mengungsi. Paginya baru kembali ke sini," kata Ketut Candra Arsadi.

Akibat abrasi yang kian meluas, kerusakan bangunan rumah warga di wilayah pesisir tersebut terus bertambah.

Warga yang bertahan kini mengkhawatirkan keselamatan tempat tinggal mereka apabila penanganan tidak segera dilakukan oleh pihak berwenang.

"Sudah banyak rumah yang rusak dan dimakan abrasi. Semoga segera ada pemasangan tanggul agar tidak meluas," kata Ketut Candra Arsadi.

Dampak ekonomi juga dirasakan oleh warga lain, Desak Nyoman Suarniti (56), yang terpaksa menutup warungnya di pinggir pantai.