Mantan Pegawai NCS Singapura Dihukum Penjara Usai Hapus 180 Server

Pengadilan Singapura menjatuhkan hukuman penjara selama dua tahun delapan bulan kepada Kandula Raju, mantan pegawai perusahaan teknologi NCS.
Hukuman ini diberikan pada Juni 2024 setelah ia terbukti secara ilegal mengakses sistem internal dan menghapus 180 server virtual milik bekas kantornya.
>>> 1 Jam Presale, Tiket Rp14 Juta Konser The Weeknd Ludes Dipesan
Aksi sabotase ini dipicu oleh rasa sakit hati akibat pemutusan hubungan kerja pada Oktober 2022. Pemutusan kontrak dilakukan karena performa kerja yang dinilai buruk.
Penghapusan ratusan server virtual di lingkungan quality assurance (QA) tersebut menimbulkan kerugian mencapai 917.832 dollar Singapura. Jumlah tersebut setara dengan sekitar Rp 11 miliar.
Kronologi Penghapusan Server
Akses administratif milik Nagaraju tidak langsung dicabut setelah kontrak kerjanya berakhir.
Celah ini dimanfaatkannya untuk masuk ke sistem internal NCS menggunakan laptop pribadi dari India antara Januari hingga Maret 2023.
Ia melakukan hal tersebut untuk menguji deteksi sistem keamanan perusahaan. Nagaraju kemudian kembali ke Singapura pada Februari 2023 dan menumpang di rumah mantan rekan kerjanya.
Dengan menggunakan jaringan WiFi di rumah tersebut, ia menyamarkan jejak digitalnya. Nagaraju menyusun script khusus yang dicari melalui Google untuk menghapus server virtual secara massal.
Serangan dilancarkan pada salah satu akhir pekan di bulan Maret 2023. Dampaknya baru disadari tim QA pada hari Senin berikutnya.
Investigasi internal NCS melacak log akses dan menemukan aktivitas mencurigakan dari akun administrator lama. Akun tersebut terhubung ke jaringan rumah rekan pelaku.
Pihak kepolisian Singapura segera menyita laptop pribadi milik Nagaraju saat penggerebekan. Pemeriksaan forensik digital menemukan bukti riwayat pencarian Google dan script penghapus server virtual.
Update Terbaru
xAI Rilis Grok Build, Asisten Coding AI untuk Saingi Claude Code
Selasa / 19-05-2026, 23:04 WIB
Mantan CEO Google Eric Schmidt Dicemooh Mahasiswa Saat Bahas AI
Selasa / 19-05-2026, 22:59 WIB
BYD Ungkap Alasan Bawa Teknologi Dual Mode ke Indonesia
Selasa / 19-05-2026, 22:54 WIB
Kemnaker, IOH, dan Wadhwani Foundation Integrasikan Pelatihan AI di SIAPKerja
Selasa / 19-05-2026, 22:49 WIB
Moving Season 2 Resmi Mulai Produksi, Ryu Seung-ryo Cs Kembali
Selasa / 19-05-2026, 22:44 WIB
Bocoran Redmi K100 Pro: Baterai 9.000mAh dan Snapdragon 8 Elite
Selasa / 19-05-2026, 22:39 WIB
Asus Rilis Vivobook 16SE Pesaing MacBook Neo dan Laptop Gaming ROG Strix 2026
Selasa / 19-05-2026, 22:34 WIB
Virtuos Incar Port GTA 5 dan Red Dead Redemption 2 ke Nintendo Switch
Selasa / 19-05-2026, 22:29 WIB
Asus ROG Strix Scar 18 Mendefinisikan Ulang Performa CPU Laptop Gaming
Selasa / 19-05-2026, 22:24 WIB
Samsung Hentikan Aplikasi Perpesanan Samsung Messages Mulai Juli 2026
Selasa / 19-05-2026, 22:19 WIB
Teknologi Event Efisienkan Biaya Operasional dan Tingkatkan Pengalaman Peserta
Selasa / 19-05-2026, 22:14 WIB
Chery Buka Pemesanan Mobil Listrik Baru Chery Q di Indonesia
Selasa / 19-05-2026, 22:09 WIB
Microsoft Copot General Manager Israel Imbas Skandal Pengintaian
Selasa / 19-05-2026, 22:04 WIB
Polres Majalengka Percepat Penerbitan SKCK dengan Sistem Antrean Elektronik
Selasa / 19-05-2026, 21:51 WIB






