Komdigi Selidiki Data Pelamar Loker Terbuka di Google Usai Viral di Media Sosial
Kementerian Komunikasi dan Digital atau Komdigi memberikan penjelasan terkait video viral yang menyoroti terbukanya data pribadi pelamar lowongan kerja di instansinya. Data tersebut disebut dapat diakses publik melalui layanan penyimpanan Google.
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, menyampaikan bahwa persoalan tersebut tengah ditelusuri secara internal. Proses pendalaman dilakukan oleh sekretariat jenderal bersama inspektorat.
Penelusuran difokuskan untuk mengetahui titik persoalan yang menyebabkan data pelamar dapat diakses secara terbuka. Inspektorat internal disebut akan melakukan pemeriksaan menyeluruh.
Alexander menjelaskan bahwa langkah audit menjadi bagian dari proses klarifikasi internal. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan menentukan tindak lanjut yang diperlukan.
Saat ditanya mengenai kemungkinan pemberitahuan kepada para pelamar terkait kondisi data pribadi mereka, Alexander menyebut hal itu menjadi kewenangan pihak pelaksana teknis.
Menurutnya, pengelolaan infrastruktur digital berada di tangan pelaksana program. Oleh karena itu, mekanisme notifikasi kepada pelamar perlu dikonfirmasi langsung kepada pihak tersebut.
Sebelumnya, isu ini mencuat setelah sebuah video beredar di media sosial yang mengungkap dugaan kebocoran data pelamar lowongan kerja Komdigi. Video tersebut diunggah oleh akun Instagram bernama Abil Sudarman.
Lowongan yang dimaksud dibuka untuk pengadaan jasa perorangan. Tautan pendaftaran mengarahkan pelamar ke sebuah folder Google Drive.
Dalam folder tersebut, pelamar diminta mengunggah sejumlah dokumen pribadi, mulai dari daftar riwayat hidup, kartu tanda penduduk, surat lamaran, hingga bukti pengalaman kerja.
Permasalahan muncul karena akses folder tidak dibatasi. Seluruh dokumen pelamar lain disebut dapat dibuka bebas oleh siapa saja yang memiliki tautan tersebut.
Situasi ini memicu kekhawatiran publik terkait perlindungan data pribadi. Komdigi menyatakan klarifikasi dilakukan untuk memastikan duduk perkara serta mencegah kesalahpahaman di masyarakat.
Update Terbaru
Anderson Cooper Tolak Bekerja di Bawah Bari Weiss Akibat Merger Media
Minggu / 28-06-2026, 07:55 WIB
House Republicans Usulkan Pencabutan Amandemen ke-17 untuk Pemilihan Senator
Minggu / 28-06-2026, 07:54 WIB
Cara Cek Desil Bansos 2026 Pakai NIK KTP Secara Online
Minggu / 28-06-2026, 07:54 WIB
Dua Siswa Kenya Ciptakan Filter Knalpot dari Sabut Kelapa dan Jagung
Minggu / 28-06-2026, 07:28 WIB
Sengketa Indodax-BotXcoin Berlanjut ke Hukum, CFX Disorot
Minggu / 28-06-2026, 07:27 WIB
Cemburu dan Stres Kerja Jadi Motif Taufik Aniaya Pacar Selama Tiga Tahun
Minggu / 28-06-2026, 07:27 WIB
Safari Jokowi di Lampung, PSI Bantah Agenda Politik Dinasti
Minggu / 28-06-2026, 07:27 WIB
Libur Sekolah dan Tahun Ajaran Baru: Tips Atur Keuangan agar Tak Keteteran
Minggu / 28-06-2026, 07:22 WIB
Kemhan Ungkap Penyebab 5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil
Minggu / 28-06-2026, 07:22 WIB
Sidang Kasus Ijazah Jokowi, PN Jakarta Timur Siapkan Monitor dan Tenda Tambahan
Minggu / 28-06-2026, 07:22 WIB
Kakek Victoria Robinson di Hospice Sebelum Pertengkaran dengan Tom Sandoval
Minggu / 28-06-2026, 07:14 WIB
Klasemen Piala Dunia 2026: Inggris Juara Grup L Usai Kalahkan Panama
Minggu / 28-06-2026, 07:14 WIB
Klasemen Peringkat 3 Terbaik Piala Dunia: Korea Selatan dan Iran Cemas
Minggu / 28-06-2026, 07:14 WIB
Daftar 28 Tim Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Minggu / 28-06-2026, 07:14 WIB






