Volvo Cars Indonesia resmi meluncurkan SUV listrik premium EX90 pada tahun 2026. Mobil ini dibanderol Rp 2,55 miliar on the road (OTR) Jakarta.

Langkah ini menjadi babak baru bagi portofolio Volvo di pasar domestik. Melalui model ini, Volvo membidik segmen konsumen kelas atas yang membutuhkan kendaraan fungsional tanpa emisi.

>>> BYD Kenalkan M6 DM PHEV untuk Pasar Otomotif Indonesia

Kehadiran SUV mewah ini diproyeksikan menjadi penggerak utama penjualan di segmen kendaraan listrik premium. Ekspansi ini tetap berjalan agresif di tengah ketidakpastian ekonomi.

Strategi Elektrifikasi Volvo

Produsen asal Swedia ini menerapkan strategi jangka panjang yang terukur. Sebelum memasarkan kendaraan listrik murni, Volvo membangun kesadaran pasar melalui edukasi teknologi ramah lingkungan.

Pendekatan itu dimulai dengan memperkenalkan sistem penggerak hibrida. Tujuannya agar konsumen loyal bertransisi ke era elektrifikasi secara natural sebelum beralih ke lini modern seperti EX90.

Corporate Planning Assistant Manager Volvo Cars Indonesia, Ilham Suryo Aldianto, mengatakan perusahaan telah memperkenalkan teknologi mild hybrid tahun lalu.

Untuk tahun ini, fokus korporasi dialihkan pada pengembangan varian elektrifikasi lainnya.

>>> BYD Rekrut Mantan Insinyur Nissan untuk Mobil Listrik Racco

“Melalui EX90, Volvo Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang paling aman, paling cerdas, dan berkelanjutan,” ujar Ilham.

Unit EX90 yang dipasarkan di Indonesia didatangkan secara utuh (CBU) dari Malaysia. Di segmen premium, model ini akan bersaing dengan Kia EV9 GT-Line dan BMW iX.

Edukasi teknologi ramah lingkungan tersebut sebelumnya dilakukan dengan mengenalkan sistem penggerak hibrida.

Pendekatan ini bertujuan agar konsumen loyal mereka dapat bertransisi ke era elektrifikasi secara natural sebelum beralih ke lini modern seperti EX90.

>>> Rupiah Tembus Rp 17.000, Suzuki Mitigasi Dampak ke Industri Otomotif

Untuk periode tahun ini, fokus korporasi sepenuhnya dialihkan pada pengembangan varian elektrifikasi lainnya.