Proses pencarian data berjalan secara instan. Jika kendaraan bersih dari catatan pelanggaran, layar akan menampilkan notifikasi "Data tidak ditemukan".

Namun, jika kendaraan terbukti melanggar, sistem akan memuat detail informasi secara transparan. Halaman situs memperlihatkan waktu kejadian, lokasi, tipe pelanggaran, hingga lampiran foto atau video.

Bagi pemilik yang mendapati kendaraannya terbukti melanggar, konfirmasi wajib segera dilakukan. Pengendara bisa memproses konfirmasi secara daring atau mendatangi posko ETLE terdekat.

Uji coba dan penerapan perangkat canggih ini berlangsung di wilayah Ponorogo, Jawa Timur. Satlantas Polres Ponorogo mengombinasikan kacamata pintar tersebut dengan sistem ETLE Handheld.

>>> Review Toyota Vios Hybrid: Responsif dan Irit, Meski Sedikit Bising

Langkah inovatif ini sengaja diterapkan demi menekan angka pelanggaran. Selain itu, optimalisasi teknologi digital ini diharapkan mampu meminimalisasi risiko kecelakaan lalu lintas di daerah tersebut.