Responden terdiri dari generasi Z yang lahir pada 1995–2007 dan generasi milenial yang lahir pada 1983–1994.

Selain survei kuantitatif, Deloitte juga melengkapi laporan ini dengan wawancara kualitatif bersama para pemimpin bisnis di berbagai negara untuk menggali pandangan mereka mengenai perubahan dunia kerja, kepemimpinan, hingga perkembangan teknologi AI.

Survei ini merupakan edisi ke-15 yang secara rutin dilakukan Deloitte untuk memantau perubahan pandangan generasi muda terhadap pekerjaan, kehidupan, dan masa depan karier mereka.

Dalam laporan tahun ini, Deloitte menyoroti bagaimana tekanan ekonomi, perubahan pola kerja, serta perkembangan teknologi seperti AI membentuk cara Gen Z dan milenial mengambil keputusan dalam kehidupan profesional maupun personal.

Deloitte menyebut generasi muda saat ini tumbuh di tengah berbagai disrupsi global, mulai dari tekanan biaya hidup, ketidakpastian ekonomi, perubahan geopolitik, hingga percepatan perkembangan teknologi.

Kondisi tersebut memengaruhi cara mereka memandang stabilitas, keseimbangan hidup, kepemimpinan, serta pentingnya pembelajaran berkelanjutan dalam karier.

Deloitte menyebut generasi muda saat ini tumbuh di tengah berbagai disrupsi global, mulai dari tekanan biaya hidup, ketidakpastian ekonomi, perubahan geopolitik, hingga percepatan perkembangan teknologi.

>>> Agentic AI: Pegawai Digital Baru di Sektor Perbankan

Kondisi tersebut memengaruhi cara mereka memandang stabilitas, keseimbangan hidup, kepemimpinan, serta pentingnya pembelajaran berkelanjutan dalam karier.