Persaingan ponsel lipat premium semakin memanas. Motorola Razr Fold dan Samsung Galaxy Z Fold7 hadir dengan pendekatan berbeda untuk merebut hati konsumen.

Samsung memilih menyempurnakan detail perangkat. Sementara Motorola mengambil langkah berani dengan peningkatan hardware yang agresif.

>>> Nubia Neo 5 Resmi Meluncur, HP Gaming Murah dengan Kipas Pendingin Aktif

Perbedaan strategi ini melahirkan keunggulan kontras pada masing-masing perangkat.

Layar dan Ketahanan

Motorola Razr Fold menggunakan panel P-OLED dengan kecerahan puncak 6200 nits. Angka ini jauh melampaui Samsung Galaxy Z Fold7 yang hanya 2600 nits.

Layar luar Motorola juga memiliki refresh rate 165Hz. Samsung mengandalkan Dynamic AMOLED 2X dengan akurasi warna alami.

Dari segi bodi, Samsung lebih ramping dan ringan berkat material Armor Aluminum. Engsel Samsung juga dinilai lebih kokoh untuk pemakaian jangka panjang.

Motorola unggul dalam perlindungan dengan sertifikasi IP48/IP49 dan Gorilla Glass Ceramic 3. Samsung hanya memiliki sertifikasi IP48.

Performa dan Baterai

Kedua ponsel menggunakan chipset berbeda.

Samsung Galaxy Z Fold7 ditenagai Snapdragon 8 Elite yang efisien, sedangkan Motorola Razr Fold mengandalkan Snapdragon 8 Gen 5.

Motorola mengadopsi penyimpanan UFS 4.1 untuk transfer data lebih cepat. Keduanya sama-sama memiliki RAM hingga 16GB.

Perbedaan mencolok ada di baterai. Motorola menanamkan baterai 6000mAh dengan pengisian cepat 80W.

>>> iQOO Z11 dan Z11 Lite Siap Meluncur di Indonesia, Bawa Chip Snapdragon dan Dimensity

Samsung hanya memiliki baterai 4400mAh dan pengisian 25W.

Fitur dan Harga

Samsung unggul dalam produktivitas berkat One UI, Samsung DeX, dan Ultra Wideband. Dukungan pembaruan software hingga 7 tahun juga menjadi nilai tambah.