Platform otomatisasi alur kerja n8n menghadapi ancaman keamanan siber serius. Tiga celah keamanan kritis ditemukan pada Senin (18/5/2026).

Temuan ini terjadi di tengah lonjakan valuasi perusahaan yang mencapai 5,2 miliar dolar AS. Kenaikan valuasi tersebut berkat investasi strategis dari SAP.

>>> Survei Deloitte: Penggunaan AI di Kalangan Milenial dan Gen Z Melonjak Tajam

Celah Keamanan Kritis pada n8n

Dilansir dari gbhackers. com, rangkaian kerentanan itu memungkinkan penyerang dengan hak akses rendah untuk mengeksekusi kode jarak jauh (RCE).

Masalah ini diumumkan melalui GitHub Security Advisories.

Celah tersebut memengaruhi n8n versi sebelum 1.123.43, 2.20.7, dan 2.22.1. Kerentanan paling parah diidentifikasi sebagai CVE-2026-44789 pada node HTTP Request.

Celah ini akibat validasi parameter paginasi yang tidak tepat, memicu eksploitasi prototype pollution.

Celah kedua, CVE-2026-44790 pada node Git, memungkinkan injeksi argumen berbahaya untuk membaca berkas rahasia server.

Sementara itu, CVE-2026-44791 merupakan kegagalan perbaikan pada node XML. Celah ini membiarkan penyerang memanipulasi prototipe objek.

Pihak n8n telah merilis pembaruan resmi untuk mengatasi seluruh celah tersebut.

Pengguna disarankan segera melakukan migrasi ke versi 1.123.43, 2.20.7, atau 2.22.1 ke atas.

Langkah mitigasi sementara dapat dilakukan dengan membatasi izin pembuatan alur kerja. Pengguna juga bisa menonaktifkan node yang rentan menggunakan variabel lingkungan NODES_EXCLUDE.

Investasi SAP dan Lonjakan Valuasi

Di sisi lain, perkembangan bisnis n8n menunjukkan pertumbuhan masif. Raksasa perangkat lunak Jerman, SAP, memberikan suntikan dana melalui penjualan saham sekunder.

Berdasarkan laporan tech. eu pada Selasa (12/5/2026), valuasi startup asal Berlin ini melonjak dua kali lipat.

>>> Agentic AI: Pegawai Digital Baru di Sektor Perbankan