Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasional layanan makan bergizi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penghentian ini terjadi akibat kelangkaan gas elpiji 12 kilogram di wilayah tersebut.

>>> Persib Bandung Targetkan Kemenangan Kontra PSM Makassar Demi Juara

Penyebab Penghentian Operasional

Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di NTT terpaksa berhenti beroperasi.

Penyebab utamanya adalah sulitnya mendapatkan pasokan gas elpiji 12 kg yang digunakan untuk memasak makanan bergizi.

Tanpa gas elpiji, proses memasak tidak dapat berjalan normal.

Dampak pada Penerima Manfaat

Penghentian layanan ini berdampak langsung pada penerima manfaat program makan bergizi.

Masyarakat yang selama ini mengandalkan layanan tersebut harus mencari alternatif pemenuhan gizi.

Program ini sebelumnya menyasar anak sekolah, ibu hamil, dan balita di daerah rawan gizi.

>>> Kapan Drakor We Are All Trying Here Episode 11-12 Tayang? Berikut Spoiler dan Link di Netflix bukan LK21: Dong Man Hadapi Tekanan Industri Film

Upaya Penanganan

BGN berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk mengatasi kelangkaan gas.

Distribusi gas elpiji 12 kg ke NTT menjadi prioritas agar layanan dapat segera kembali beroperasi.

Belum ada kepastian kapan layanan akan berjalan normal kembali.

Kondisi Kelangkaan Gas di NTT

Kelangkaan gas elpiji 12 kg di NTT sudah berlangsung beberapa pekan terakhir.

Kenaikan harga dan terbatasnya pasokan menjadi kendala utama.

>>> Kapan Drakor Filing for Love Episode 9-10 Tayang? Berikut Jadwal, Sinopsis dan Link di KST bukan LK21: Tampilkan Kedekatan Baru Joo In Ah dan Noh Ki Joon

Pemerintah daerah terus berupaya menstabilkan distribusi gas elpiji.