Mantan penyerang Persebaya Surabaya, Arsenio Valpoort, kembali mengingat atmosfer sepak bola Indonesia yang luar biasa masif.

Pemain asal Belanda itu menyoroti kegilaan suporter di Tanah Air.

>>> Tiga Pemain Muda Newcastle Jets Siap Hadapi Sydney FC di Leg Kedua Semifinal

Pengalaman Bermain di Indonesia

Valpoort pernah memperkuat Persebaya pada musim 2019.

Ia merasakan langsung dukungan fanatik Bonek, suporter setia Persebaya.

Menurutnya, atmosfer stadion di Indonesia sangat berbeda dengan di Eropa.

“Saya belum pernah melihat sesuatu seperti ini sebelumnya,” ujarnya.

Pengorbanan Finansial Suporter

Yang paling mencolok adalah pengorbanan finansial yang dilakukan suporter.

Banyak dari mereka datang dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Mereka rela mengeluarkan uang untuk tiket, transportasi, dan atribut.

“Mereka menghabiskan banyak uang untuk mendukung tim,” kata Valpoort.

Hal ini menunjukkan kecintaan yang mendalam terhadap sepak bola.

Keterbatasan Ekonomi Tak Menyurutkan Semangat

Di tengah keterbatasan ekonomi, semangat suporter tidak pernah surut.

Mereka tetap setia mendukung tim kesayangan di setiap pertandingan.

>>> Badan Gizi Nasional Hentikan Operasional Layanan Makan Bergizi di NTT

Valpoort mengaku terkesan dengan loyalitas yang ditunjukkan.

“Ini adalah sesuatu yang luar biasa,” tambahnya.

Perbandingan dengan Sepak Bola Eropa

Di Eropa, sepak bola lebih terstruktur dan komersial.

Namun, di Indonesia, sepak bola adalah bagian dari kehidupan masyarakat.

Atmosfer yang tercipta lebih emosional dan penuh gairah.

Valpoort menilai hal ini membuat sepak bola Indonesia unik.

“Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang,” ujarnya.

Pesan untuk Suporter Indonesia

Valpoort berpesan agar suporter terus menjaga semangat positif.

Ia berharap dukungan mereka tetap sportif dan tidak anarkis.

Sepak bola harus menjadi ajang hiburan dan persatuan.

>>> Persib Bandung Targetkan Kemenangan Kontra PSM Makassar Demi Juara

“Teruslah mendukung tim dengan cara yang baik,” katanya.