Pebalap Indonesia Veda Ega Pratama gagal menembus sesi kualifikasi Q2 Moto3 Catalunya 2026.

Ia harus puas start dari posisi ke-21 setelah hanya mampu mencatatkan waktu di sesi Q1.

>>> Chelsea vs Manchester City di Final Piala FA 2026: Duel Sengit di Wembley

Perjuangan di Sesi Q1

Pada sesi Q1, Veda berusaha keras untuk meraih waktu terbaik.

Namun, persaingan ketat membuatnya tidak mampu menembus 14 besar yang berhak lanjut ke Q2.

Catatan waktunya masih kalah dari para pebalap lain yang lebih berpengalaman di sirkuit Catalunya.

Start dari Posisi ke-21

Dengan hasil ini, Veda akan memulai balapan dari grid ke-21.

Posisi tersebut tentu menjadi tantangan besar untuk bisa bersaing di barisan depan.

Namun, bukan tidak mungkin ia bisa melakukan comeback seperti yang pernah ditunjukkannya di seri sebelumnya.

Analisis Performa Veda

Performa Veda di Catalunya sebenarnya menunjukkan peningkatan dibanding seri awal musim.

Ia mampu bersaing di kelompok tengah dan menunjukkan konsistensi di beberapa sesi latihan.

>>> Malut United Bidik Kemenangan Saat Jamu Persita Tangerang di Ternate

Sayangnya, saat kualifikasi ia belum bisa mengeluarkan potensi maksimal.

Faktor sirkuit Catalunya yang teknis dan membutuhkan adaptasi cepat mungkin menjadi salah satu penyebab.

Harapan di Balapan Utama

Meski start dari posisi belakang, Veda masih memiliki peluang untuk meraih poin.

Balapan Moto3 terkenal dengan persaingan ketat dan sering terjadi insiden di tikungan awal.

Jika ia bisa menghindari masalah dan tampil agresif, bukan tidak mungkin ia bisa menembus posisi 15 besar.

Timnya juga diharapkan memberikan strategi yang tepat untuk membantunya naik ke posisi lebih baik.

Dukungan untuk Pebalap Indonesia

Masyarakat Indonesia tentu berharap Veda bisa bangkit di balapan utama.

Dukungan dari tanah air menjadi motivasi tambahan bagi pebalap muda ini.

>>> Arsenio Valpoort Kenang Atmosfer Sepak Bola Indonesia yang Masif

Semoga ia bisa belajar dari pengalaman di Catalunya dan tampil lebih baik di seri berikutnya.