Perbedaan Harga Antar Wilayah

Harga BBM tidak seragam di seluruh daerah. Perbedaan tarif dipengaruhi oleh pajak daerah serta biaya distribusi yang bergantung pada kondisi geografis masing-masing wilayah.

Wilayah dengan akses distribusi lebih sulit cenderung memiliki harga lebih tinggi dibandingkan daerah dengan infrastruktur yang lebih baik.

Rincian Harga BBM di Sumatera

Untuk kawasan Sumatera dan sekitarnya, harga BBM juga bervariasi antar provinsi.

>>> Harga Emas Pegadaian 29 April 2026 Bergerak Variatif, Antam Menguat saat UBS Melemah

Aceh

  • Pertamax Turbo: Rp19.850
  • Pertamax: Rp12.600
  • Pertalite: Rp10.000
  • Pertamina Dex: Rp24.450
  • Dexlite: Rp24.150
  • Biosolar: Rp6.800

Harga di Aceh menunjukkan tren serupa dengan wilayah lain, di mana BBM diesel berada di kisaran tertinggi.

FTZ Sabang

  • Pertamax: Rp11.550
  • Pertalite: Rp10.000
  • Dexlite: Rp22.150
  • Biosolar: Rp6.800

Kawasan bebas Sabang memiliki harga yang lebih rendah pada beberapa jenis BBM karena kebijakan khusus wilayah.

Sumatera Utara

  • Pertamax Turbo: Rp19.850
  • Pertamax: Rp12.600
  • Pertalite: Rp10.000
  • Pertamina Dex: Rp24.450
  • Dexlite: Rp24.150
  • Biosolar: Rp6.800

Struktur harga di Sumatera Utara relatif sama dengan Aceh, terutama pada BBM non-subsidi.

Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau

  • Pertamax Turbo: Rp20.250
  • Pertamax: Rp12.900
  • Pertalite: Rp10.000
  • Pertamina Dex: Rp24.950
  • Dexlite: Rp24.650
  • Biosolar: Rp6.800

Wilayah ini mencatat harga lebih tinggi, terutama untuk Pertamax Turbo dan diesel.

Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung

  • Pertamax Turbo: Rp19.850
  • Pertamax: Rp12.600
  • Pertalite: Rp10.000
  • Pertamina Dex: Rp24.450
  • Dexlite: Rp24.150
  • Biosolar: Rp6.800

Secara umum, harga BBM di wilayah ini masih mengikuti pola nasional dengan dominasi kenaikan pada jenis solar non-subsidi.