>>> Hasan Nasbi Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi

Perjalanan Karier dan Politik

Dalam perjalanan kariernya, Jumhur pernah menjabat sebagai Kepala Badan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selama periode 2007 hingga 2014.

Di ranah politik, sikapnya sempat mengalami perubahan. Pada Pemilu 2014, ia berada di barisan relawan Joko Widodo, namun pada 2019 beralih mendukung Prabowo Subianto.

Pada 2020, namanya sempat terseret kasus hukum terkait dugaan penyebaran informasi bohong saat menjadi bagian dari Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia.

Rocky Gerung dan Rekam Jejak Kritiknya

Kehadiran Rocky Gerung dalam acara pelantikan juga menarik perhatian publik. Akademisi yang pernah mengajar di Universitas Indonesia ini dikenal sebagai pengamat politik yang kerap menyuarakan kritik terhadap isu demokrasi dan hak asasi manusia.

Selama beberapa tahun terakhir, Rocky cukup vokal mengkritik pemerintahan Joko Widodo. Sejumlah pernyataannya bahkan sempat memicu polemik dan berujung pada laporan hukum.

Salah satu yang paling diingat publik adalah ucapannya yang kontroversial terhadap presiden saat itu, yang kemudian menjadi perbincangan luas di ruang publik.