Lagi Viral Shut Up KDM di GBLA, Apa Maksudnya? Ternyata Pesan Bobotoh ke Dedi Mulyadi
Lagi Viral Shut Up KDM di GBLA, Apa Maksudnya? Ternyata Pesan Bobotoh ke Dedi Mulyadi
Laga antara Persib Bandung melawan Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat (24/4) malam menyisakan perhatian di luar pertandingan. Sebuah spanduk bertuliskan “Shut Up KDM” terbentang di tribun dan langsung memicu perbincangan.
Tulisan tersebut muncul di tengah suasana pertandingan yang dihadiri ribuan suporter. Pesannya mencolok dan berbeda dari dukungan yang biasanya ditujukan kepada tim.
Spanduk Jadi Sorotan di Tengah Laga
Spanduk berwarna dasar putih dengan tulisan mencolok itu dipasang oleh kelompok suporter di tribun utara. Kehadirannya langsung menarik perhatian penonton dan awak media.
>>> Diklaim Ada Belasan Video Full No Sensor Video Bandar Membara Batang, Awas Resiko Keamanan
Tidak sedikit yang mempertanyakan maksud dari kalimat tersebut, terutama bagi yang tidak mengikuti dinamika isu di Jawa Barat.
Inisial KDM Mengarah ke Dedi Mulyadi
Istilah KDM merujuk pada Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat. Dalam beberapa hari sebelum pertandingan, ia sempat menyampaikan sejumlah pernyataan terkait Persib Bandung.
Di antaranya peringatan mengenai potensi hambatan dalam perebutan gelar serta rencana penggunaan Gedung Sate untuk perayaan jika Persib meraih juara.
Pernyataan tersebut memicu respons dari sebagian suporter.
Makna Pesan yang Disampaikan
Secara harfiah, “Shut Up” berarti permintaan untuk diam. Dalam konteks spanduk tersebut, pesan itu dipahami sebagai bentuk penolakan terhadap keterlibatan pihak luar, khususnya dari kalangan pejabat, dalam urusan klub.
Suporter ingin menegaskan bahwa Persib Bandung adalah milik publik dan tidak seharusnya dijadikan bagian dari kepentingan lain di luar sepak bola.
Pesan itu juga mencerminkan keinginan agar pertandingan dan perjalanan tim tetap berjalan tanpa campur tangan yang dianggap tidak relevan.
Reaksi di Tengah Pertandingan
Spanduk tersebut tetap terbentang hingga akhir pertandingan. Laga sendiri berakhir tanpa gol, namun perhatian publik justru tertuju pada pesan yang disampaikan dari tribun.
Fenomena ini menunjukkan bahwa dinamika di sepak bola tidak hanya terjadi di lapangan, tetapi juga di ruang publik yang lebih luas.
Hingga kini, tulisan “Shut Up KDM” terus menjadi bahan pembicaraan, terutama terkait makna dan latar belakang kemunculannya.
Update Terbaru
Faisal Bagus Guyon Waton Pilih Viralkan Dugaan Penggelapan Asisten Ketimbang Tempuh Jalur Hukum
Kamis / 21-05-2026, 17:09 WIB
Penjelasan Ending Film Kamu Harus Mati (2026) Akankah Lanjut Musim Kedua?
Kamis / 21-05-2026, 17:07 WIB
Chef de Partie Jadi Sorotan usai Chef Juna Singgung Disiplin SDM Indonesia
Kamis / 21-05-2026, 17:03 WIB
Sosok Nandya Kekasih Virtual Khalil TokTok Sosok TikToker yang Tertipu Love Scam AI hingga Rugi Puluhan Juta
Kamis / 21-05-2026, 17:02 WIB
Apakah Film Gudang Merica (2026) Bakal Lanjut Season 2?
Kamis / 21-05-2026, 16:48 WIB
Profil Khalil TokTok Sosok TikToker yang Tertipu Love Scam AI hingga Rugi Puluhan Juta: Umur, Agama dan Akun IG
Kamis / 21-05-2026, 16:46 WIB
Film Colony Raih Standing Ovation 7 Menit di Cannes 2026
Kamis / 21-05-2026, 16:46 WIB
Acer Luncurkan Tiga Laptop AI Premium Swift Series di Indonesia
Kamis / 21-05-2026, 16:23 WIB
PLN Resmikan SPKLU Center Pertama di Jakarta Utara
Kamis / 21-05-2026, 16:23 WIB
Platform Video Pendek Dorong 'My Royal Nemesis' Jadi Hit Global
Kamis / 21-05-2026, 16:18 WIB
Billy Butcher Eksekusi Homelander di Episode Pamungkas The Boys Season 5
Kamis / 21-05-2026, 16:18 WIB
Roblox Batasi Akses Pemain di Bawah 16 Tahun di Indonesia
Kamis / 21-05-2026, 16:16 WIB
Bocoran Sandrone Genshin Impact: Animasi dan Gameplay Karakter Terungkap
Kamis / 21-05-2026, 16:16 WIB






