Capcom Sebut Remake Resident Evil Sama Pentingnya dengan Game Utama
Capcom memberikan penjelasan baru mengenai strategi jangka panjang untuk waralaba Resident Evil.
Produser Masachika Kawata menyatakan bahwa remake memungkinkan Capcom merilis konten Resident Evil secara teratur sambil mengasah keterampilan tim pengembang.
>>> Pratu Galuh Gugur dalam Operasi Pengejaran Bandar Narkoba di Bireuen
Dalam wawancara dengan Game Informer, Kawata membahas alasan di balik jadwal rilis perusahaan.
Komentarnya muncul saat Resident Evil menikmati salah satu periode terkuatnya dengan kesuksesan kritis dan komersial dari game utama dan remake terbaru.
Remake Kunci Rilis Tahunan Resident Evil
Kawata menjelaskan bahwa mengembangkan game Resident Evil baru setiap tahun akan sangat menantang.
“Salah satu alasan membuat remake adalah memproduksi entri baru dalam seri Resident Evil setiap tahun akan menjadi usaha yang cukup besar,” ujarnya.
“Dengan mengunjungi kembali game lama dan membuat ulang, Capcom dapat memenuhi target merilis judul Resident Evil setiap tahun, sekaligus menantang diri sendiri dan mengasah keterampilan.”
Ia menekankan bahwa Capcom tidak menganggap remake sebagai proyek sekunder.
>>> Perbandingan One Piece dan Naruto: 16 Alasan Penggemar Tak Sepakat
Remake sama pentingnya dengan game bernomor karena membantu mempertahankan seri sambil menghasilkan sumber daya untuk game masa depan dan IP orisinal seperti Pragmata.
Meskipun banyak penggemar menginginkan lebih banyak game spin-off, Kawata mengakui bahwa sumber daya pengembangan saat ini sepenuhnya terfokus pada proyek Resident Evil utama.
“Sejujurnya, tim memberikan segalanya saat ini, mengerjakan entri baru seperti Requiem atau remake,” jelasnya.
“Kami sangat fokus mencurahkan energi ke sana, saya pikir tidak banyak yang tersisa untuk spin-off saat ini.”
Capcom baru-baru ini merilis Resident Evil Requiem, sementara remake penuh Resident Evil Veronica direncanakan rilis pada 2027.
>>> Miyamoto: Gamer Kini Pilih Pengalaman Unik, Bukan Sekadar Spesifikasi Konsol
Dengan beberapa proyek berskala besar yang sedang berjalan, pernyataan Kawata menunjukkan penerbit akan terus menyeimbangkan entri baru dan remake sebelum memperluas ke pengalaman spin-off tambahan.
Update Terbaru
Dua Masjid di Tepi Barat Dibakar Pemukim Israel, Ini Faktanya
Selasa / 28-07-2026, 01:14 WIB
Eksperimen Formasi John Herdman Saat Timnas Hadapi Kamboja
Selasa / 28-07-2026, 01:09 WIB
Piala AFF 2026: Mitchell Baker Cetak Tiga Gol ke Gawang Kamboja
Selasa / 28-07-2026, 01:01 WIB
Dualisme Keraton Solo Picu Dua Perhelatan Sekaten Berbeda
Selasa / 28-07-2026, 01:01 WIB
Mandalika Racing Series 2026 Putaran Ketiga Lahirkan Calon Juara Dunia
Selasa / 28-07-2026, 01:00 WIB
Skuad Garuda Bungkam Kamboja 5-1 Lewat Hattrick Debut Bersejarah
Selasa / 28-07-2026, 00:51 WIB
Nasabah Terima Voucher Haji Rp245 Juta dari Bank Mega Syariah
Selasa / 28-07-2026, 00:50 WIB
Aksi Heroik Warga Gagalkan Penusukan Tiga Wanita oleh Pria di Paris
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Stunting pada Anak Berdampak Serius pada Perkembangan Kognitif
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Klasemen Piala AFF 2026: Garuda Tempel Vietnam Usai Pesta Gol
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Mitchell Baker Ungkap Rasa Tak Percaya Usai Cetak Hattrick untuk Indonesia
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Bosan dengan Plafon Putih? Ini 7 Rekomendasi Warna dari Desainer
Selasa / 28-07-2026, 00:28 WIB
Splatoon Raiders Kuasai Puncak Metacritic dan Pimpin Penjualan UK
Selasa / 28-07-2026, 00:22 WIB
Stop Killing Games Kritik Langkah PlayStation Tinggalkan Kaset Fisik
Selasa / 28-07-2026, 00:15 WIB







