Rusia Hujani Kyiv dengan Rudal Balistik, Serangan Terbesar Sejak Invasi
Rusia melancarkan rentetan serangan rudal balistik ke ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Minggu (19/7).
Menteri Luar Negeri Ukraina Andri Sybiha menyebut ini sebagai gempuran rudal balistik terbanyak dalam satu serangan sejak invasi skala penuh Rusia pada 2022.
>>> Ledakan Terdengar di Iran Saat AS Umumkan Serangan Bertubi-tubi
"Rusia meluncurkan jumlah rudal balistik terbesar sejak awal perang, sekitar empat lusin, dalam serangan teroris brutal terhadap ibu kota Ukraina yang menewaskan dan melukai warga sipil," tulis Sybiha di platform X.
Ia mendesak respons yang tepat dan tegas serta tekanan yang menghancurkan terhadap Moskow untuk mengakhiri teror ini.
Serangan pada Minggu menewaskan satu orang dan melukai 13 lainnya di Kyiv.
Serangan ini terjadi sehari setelah Ukraina melancarkan gelombang serangan drone yang menghantam gudang logistik e-commerce di wilayah Rusia.
Jurnalis AFP di Kyiv mendengar sejumlah ledakan setelah Angkatan Udara Ukraina memperingatkan warga melalui Telegram mengenai datangnya rudal balistik Rusia.
Salah satu ledakan begitu kuat hingga memicu alarm mobil-mobil yang terparkir di pusat kota.
Layanan Darurat Negara Ukraina menyatakan satu orang tewas dan 13 lainnya terluka. Menurut kepolisian, serangan menghantam enam distrik di Kyiv.
Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko dan otoritas setempat melaporkan sebuah gedung apartemen di Distrik Solomianskyi terkena serangan, sementara sebuah supermarket terbakar.
Sebuah rumah di Distrik Sviatoshynskyi juga dilalap api.
Serangan juga menghantam pusat perbelanjaan dan hiburan di Distrik Dniprovskyi, sebuah gedung apartemen di Distrik Shevchenkivskyi, serta sebuah bangunan nonhunian.
Di wilayah Dnipropetrovsk, Ukraina tengah yang berbatasan dengan garis depan, serangan drone Rusia menewaskan satu orang, menurut pejabat regional Oleksandr Ganzha.
>>> Netanyahu Dihadiahi Jersey Argentina Jelang Final Piala Dunia 2026
Di pihak Rusia, serangan Ukraina menewaskan satu orang di wilayah Kursk yang dekat garis depan, menurut Gubernur Alexander Khinshtein.
Update Terbaru
Stunting pada Anak Berdampak Serius pada Perkembangan Kognitif
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Klasemen Piala AFF 2026: Garuda Tempel Vietnam Usai Pesta Gol
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Mitchell Baker Ungkap Rasa Tak Percaya Usai Cetak Hattrick untuk Indonesia
Selasa / 28-07-2026, 00:35 WIB
Bosan dengan Plafon Putih? Ini 7 Rekomendasi Warna dari Desainer
Selasa / 28-07-2026, 00:28 WIB
Splatoon Raiders Kuasai Puncak Metacritic dan Pimpin Penjualan UK
Selasa / 28-07-2026, 00:22 WIB
Stop Killing Games Kritik Langkah PlayStation Tinggalkan Kaset Fisik
Selasa / 28-07-2026, 00:15 WIB
Mainan Kucing Magikarp Pokémon Dijual Empat Kali Lipat di Pasar Sekunder
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Evolusi Delibird di Pokémon Diamond dan Pearl Muncul dari DVD Langka
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
S.T.A.L.K.E.R. 2 Cost of Hope Ungkap Jadwal Rilis dan Menuju Chernobyl
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Jim Carrey Beri Penghormatan Terakhir Usai Chuck Russell Meninggal
Selasa / 28-07-2026, 00:08 WIB
Evolusi Tren Gym Modern: Bukan Cuma Tempat Angkat Beban Biasa
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Makeup Praktis dan Nyaman Jadi Tuntutan Baru Gaya Hidup Perempuan Modern
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Sensasi uji aroma langsung ubah cara konsumen belanja parfum
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Kebijakan Baru Insentif EV Bidik Mobil dan Motor Listrik Lokal
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB







