Apakah Konsol Generasi Baru Masih Dibutuhkan?
Microsoft baru saja mengalaminya dengan Xbox Game Pass yang menjadi terlalu mahal hingga kehilangan daya tarik bagi jutaan orang.
>>> Iran Gelar Pemakaman Enam Hari untuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei
Setiap produk memiliki ambang harga di mana orang berhenti peduli. Keterjangkauan dan kenyamanan adalah nilai jual utama konsol.
Anda membayar $500 untuk kotak yang memainkan game. Itu adalah bagian penting dari kesepakatan konsol.
Ini seperti masalah makanan cepat saji. Saya membeli makanan cepat saji karena murah.
Jika harganya sama dengan restoran, saya tidak akan memilih Taco Bell. Untungnya bagi produsen konsol, harga PC gaming juga melonjak, sehingga semua orang merasakan dampaknya.
Namun game juga tersedia di tempat lain. Game gratis di ponsel dan komputer murah sudah menggerogoti pangsa pasar game yang menua.
Harga yang mahal bisa menghalangi gamer lama untuk beralih ke konsol baru, padahal konsol bertahan dengan memonetisasi ulang orang yang sama di pasar yang matang.
Minimnya Game Eksklusif
Saya tidak ingin membeli konsol baru sekarang. PS5 dan Xbox Series X saya masih berfungsi baik dan terasa belum dimanfaatkan sepenuhnya.
Generasi ini tidak menghasilkan banyak game eksklusif yang hebat.
Banyak investasi di game live service dan akuisisi studio berujung sia-sia atau bencana. Remake disuntikkan ke jadwal rilis seperti plester cair.
Hampir sepertiga pengembang di-PHK dalam beberapa tahun terakhir. Banyak studio membatalkan proyek menarik atau tutup sama sekali.
Siklus produksi yang membengkak hanya menghasilkan nol hingga dua game dari hampir semua penerbit besar dalam tujuh tahun terakhir.
Daftar eksklusif PS5 bisa muat di serbet, apalagi jika dipangkas hanya eksklusif konsol. Xbox bahkan lebih buruk karena ekspor utama Microsoft adalah PHK.
Sony dan Microsoft belum berhasil mengamankan game untuk konsol terbaru yang sudah saya miliki. Bagaimana mereka bisa menjual konsol yang lebih mahal?
Begitu kita mendapatkan konsol dengan NVMe SSD, saya sudah merasa nyaman seumur hidup.
PlayStation, misalnya, secara transparan meminta lebih banyak uang untuk layanan yang lebih sedikit. Pada Januari 2028, PlayStation akan menghentikan produksi semua game fisik baru.
>>> Ocasio-Cortez Dukung Abdul El-Sayed di Pemilihan Senat Michigan
Masa depan merek ini adalah digital-only, dan jika konsol baru mengikuti jejak itu, banyak yang akan kecewa.
Update Terbaru
Kasasi Ditolak MA, Vonis 12 Tahun Penjara Hakim Djuyamto Inkrah
Jumat / 03-07-2026, 22:01 WIB
Wamendagri Kecam Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo
Jumat / 03-07-2026, 22:01 WIB
David Nascimento Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia U-17
Jumat / 03-07-2026, 22:01 WIB
Timnas Indonesia Andalkan Pemain Super League di Piala AFF 2026
Jumat / 03-07-2026, 22:01 WIB
Sengketa Subnautica 2 Berakhir, Krafton Setuju Beri Bonus ke Semua Karyawan
Jumat / 03-07-2026, 22:00 WIB
Tekanan Live-Service di Suicide Squad: Kill the Justice League Hampir Buat Developer Hengkang
Jumat / 03-07-2026, 22:00 WIB
Direktur Clair Obscur: Expedition 33 Bela Ketidaksempurnaan Game
Jumat / 03-07-2026, 22:00 WIB
Calon Presiden Prancis Desak Aturan Baru Kepemilikan Digital Setelah Sony Hentikan Disk Fisik
Jumat / 03-07-2026, 22:00 WIB
Northgard Battlegrounds Buka Beta Terbuka di Steam Mulai 9 Juli
Jumat / 03-07-2026, 21:57 WIB
Patch Beta Slay the Spire 2 Hadirkan Kartu Multiplayer Baru dan Perbaikan Modding
Jumat / 03-07-2026, 21:57 WIB
Samsung Messages Resmi Dihentikan di AS Mulai 6 Juli
Jumat / 03-07-2026, 21:57 WIB
Mengapa Kembang Api Menakutkan Anjing dan Cara Ilmiah Mengatasinya
Jumat / 03-07-2026, 21:56 WIB
Astronom Temukan 'Materi Hilang' Alam Semesta Berkat Semburan Radio Cepat
Jumat / 03-07-2026, 21:56 WIB
Besok, NIKI Tampil di Day 2 Prambanan Jazz 2026
Jumat / 03-07-2026, 21:56 WIB






