Project Fantasy, game RPG online yang sedang dikembangkan oleh IO Interactive, mengalami guncangan setelah mitra penerbitnya—yang dikonfirmasi sebagai Xbox Game Studios Publishing—menarik pendanaan.

IO Interactive mengumumkan bahwa hubungan dengan mitra eksternal tersebut telah berakhir. Akibatnya, studio harus melakukan restrukturisasi, namun pengembangan Project Fantasy tetap berlanjut.

>>> Pengembang Baldur's Gate 3 dan Silksong Kecewa Sony Hentikan Produksi Disk Fisik PlayStation

Dalam pernyataan resmi, IOI menegaskan komitmen penuh terhadap proyek ini. "Project Fantasy adalah IP yang sangat kami cintai dan tetap kami komitmenkan, sekarang dan di masa depan.

Alam semesta yang indah ini akan terwujud," tulis studio melalui Twitter.

Perubahan Strategi Xbox

Keputusan ini terjadi di tengah perubahan besar di Xbox. CEO baru Asha Sharma sedang mengevaluasi ulang model bisnis dan prioritas investasi perusahaan.

Microsoft menyatakan sedang "melihat kembali" di mana mereka berinvestasi untuk memastikan fokus pada prioritas tertinggi.

Dampaknya terasa hingga ke studio independen seperti IOI, yang pendanaannya yang semula dianggap aman bisa lenyap seketika.

Situasi ini memengaruhi jadwal pengembangan game dan memicu PHK di studio.

IOI sebelumnya berada di puncak kesuksesan berkat perilisan 007: First Light, yang disebut sebagai game Bond terbaik sejak Goldeneye.

>>> Suhu Laut Pecahkan Rekor, Ilmuwan Peringatkan 'Wilayah Tak Bertanda'

Selain itu, Hitman: World of Assassination terus berkembang, dan remaster trilogi Hitman asli sedang dalam produksi bersama Saber Interactive.

Berita ini menunjukkan betapa cepatnya perubahan terjadi di industri.

Nasib Project Fantasy

Sangat sedikit yang diketahui tentang Project Fantasy, yang pertama kali diumumkan pada 2023. Game ini digambarkan sebagai RPG online fantasi yang terinspirasi dari buku 'Fighting Fantasy'.

CEO IO Interactive Hakan Abrak pada Juni 2026 mengatakan bahwa pengembangan berjalan baik dan berencana mengungkapkan game tersebut "segera."

Namun, setelah kehilangan penerbit, rencana itu mungkin berubah.

Sumber menyebutkan bahwa game tersebut seharusnya diumumkan dalam waktu dekat setelah bertahun-tahun pengembangan. Kini, kemungkinan pembaruan berikutnya akan lebih fokus pada siapa yang mendanai, bukan detail gameplay.

IOI secara teori bisa mendanai sendiri Project Fantasy sebagai studio independen, atau mencari investor luar.

>>> County dengan 37 Pusat Data Minta Sekolah Matikan Lampu Hemat Listrik

Untuk saat ini, mimpi IOI menjadi pengembang yang mampu mengelola banyak IP sekaligus tampaknya berubah menjadi mimpi buruk.