Menyusuri Glodok: Jejak Sejarah Jakarta dari Gang ke Gang
Buat Abimantra, perubahan fungsi itu menjadi salah satu hal menarik dari Glodok.
Bangunan yang semula menjadi rumah tinggal bisa berubah menjadi ruang ibadah, tanpa sepenuhnya kehilangan jejak arsitektur lamanya.
"Ini sebuah fenomena yang menarik, bagaimana rumah tinggal kapitan Tionghoa ini berubah menjadi gereja," kata Abimantra.
Di Glodok, bangunan-bangunan tua seperti itu tidak berdiri sebagai peninggalan yang jauh dari kehidupan sehari-hari.
Ia tetap berada di tengah pasar, toko, kendaraan, dan orang-orang yang datang untuk berbelanja, beribadah, atau sekadar melintas.
Jejak Trem dan Bangunan Lama
Selain kuliner dan rumah ibadah, Glodok juga menyimpan cerita tentang transportasi Jakarta. Abimantra menunjukkan bahwa kawasan Kota Tua hingga Harmoni pernah dilintasi trem.
Jejak trem itu menjadi pengingat bahwa Jakarta pernah memiliki wajah transportasi yang berbeda. Pada masa lalu, trem, oplet, angkot, becak, dan delman pernah menjadi bagian dari pergerakan warga.
"Trem itu hilang di era Soekarno, sekitar 1965-an, ketika trem disalahkan sebagai penyebab kemacetan Jakarta," kata Abimantra.
Di samping itu, bangunan-bangunan tua memperlihatkan perubahan zaman.
Ada bekas apotek, bioskop lama, rumah tinggal, toko, hingga bangunan yang bentuknya sudah berubah karena tuntutan kebutuhan ruang dan transportasi.
Beberapa fasad masih menyimpan jejak era 1900-an. Ada bangunan yang bertambah lantai, ada yang tertutup jembatan, ada pula yang bentuk aslinya hanya tersisa sebagian.
Abimantra menilai bahwa arsitektur bisa membuka cara baru untuk membaca kota. Dari bentuk jendela, atap, lorong, dan posisi bangunan, orang bisa membayangkan bagaimana sebuah kawasan tumbuh.
Rumah Tua, Feng Shui, dan Makna Kecil di Jalan
Menyusuri Glodok juga berarti memperhatikan detail kecil yang sering terlewat. Beberapa rumah tua masih menyimpan bentuk lama, termasuk ornamen tapal kuda dan cermin di bagian depan rumah.
Update Terbaru
Tanggal Rilis Samsung Galaxy Z Flip8 dan Z Fold8 Bocor, Fix 22 Juli?
Jumat / 03-07-2026, 12:00 WIB
Daihatsu Ayla Tipe M Masih Jadi Mobil Baru Termurah di RI, Rp140,2 Juta
Jumat / 03-07-2026, 12:00 WIB
Lima Kontestan Love Island UK Tersingkir Setelah Casa Amor Recoupling
Jumat / 03-07-2026, 11:51 WIB
Naik Ojol Saat Liburan di Bali, Huening Bahiyyih Bikin Heboh Penggemar
Jumat / 03-07-2026, 11:50 WIB
Aikatsu Stars! Dapatkan Film 10 Tahun pada Musim Semi 2027
Jumat / 03-07-2026, 11:50 WIB
Jaket Langka Wilt Chamberlain Ditemukan di Goodwill, Dilelang hingga Rp3,9 Miliar
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Petkovic Hadapi Timnas Swiss yang Pernah Dilatihnya di Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Dinas Kesehatan Mississippi Buka Klinik Imunisasi untuk Siswa
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Peringatan Cuaca Ekstrem di Calgary Dicabut Setelah Badai Canada Day
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Luka Modric Makin Dekat Akhiri Karier, Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Laga Terakhir
Jumat / 03-07-2026, 11:48 WIB
Lumba-lumba Hidung Botol di Adriatik Ikuti Kapal Pukat karena Overfishing
Jumat / 03-07-2026, 11:46 WIB
TNI Kerahkan 3 Heli untuk Evakuasi Jenazah Pilot AS Korban KKB
Jumat / 03-07-2026, 11:46 WIB
Christian Brothers Pertahankan Pelaku Kekerasan Seksual Anak dengan Alasan Injil
Jumat / 03-07-2026, 11:43 WIB
Vertiv Perluas Pabrik di Malaysia, Bidik Lonjakan Permintaan Infrastruktur AI di Asia
Jumat / 03-07-2026, 11:42 WIB






