Petkovic Hadapi Timnas Swiss yang Pernah Dilatihnya di Piala Dunia
Pelatih kepala Aljazair, Vladimir Petkovic, akan menghadapi mantan timnya, Swiss, dalam laga knockout babak 32 besar Piala Dunia FIFA pada Kamis, 2 Juli, di BC Place, Vancouver, British Columbia.
Petkovic yang menangani Aljazair sejak 2024 sebelumnya melatih Swiss dari 2014 hingga 2021.
>>> Dinas Kesehatan Mississippi Buka Klinik Imunisasi untuk Siswa
Ia membawa Swiss lolos ke perempat final Piala Eropa secara beruntun dan konsisten mencapai babak 16 besar Piala Dunia.
Respon Pemain dan Pelatih
Penyerang Swiss Breel Embolo mengakui keunikan situasi menghadapi pelatih yang sangat mengenal pemain Swiss. Namun ia menegaskan pendekatan pribadinya tidak berubah.
"Dia pelatih yang sangat mengenal saya. Saya bukan satu-satunya.
Tapi secara pribadi, tidak ada yang berubah. Saya akan bermain seperti biasa, mempertimbangkan kualitas dan kelemahan Aljazair.
Kami akan bekerja sama sebagai tim dan berusaha 100% karena kami yakin bisa lolos," ujar Embolo.
Pelatih Swiss saat ini, Murat Yakin, yang pernah magang di bawah Petkovic di klub Swiss Young Boys, menghormati kontribusi pendahulunya.
Ia mencatat identitas taktik Swiss telah berubah dalam lima tahun terakhir.
"Saya sangat menghargai cara kerjanya, cara dia memperlakukan pemain, dan cara dia membiarkan pemain bermain. Pemain mengenalnya, dia mengenal sebagian besar pemain.
Itu bisa menjadi keuntungan dan kerugian, tetapi lima tahun telah berlalu dan gaya sepak bola kami berubah. Dia membantu tim lolos ke banyak turnamen, jadi terima kasih padanya.
>>> Peringatan Cuaca Ekstrem di Calgary Dicabut Setelah Badai Canada Day
Saya senang bertemu dia besok," kata Yakin.
Petkovic meremehkan signifikansi taktis dari ikatan historisnya dengan skuad Swiss. Ia menekankan sepak bola modern tidak menyisakan ruang untuk kerahasiaan strategis antar tim lawan.
Update Terbaru
AS Perketat Larangan Kembang Api saat Risiko Kebakaran Hutan Ancaman Hari Kemerdekaan
Jumat / 03-07-2026, 12:46 WIB
Tingkat Vaksinasi Campak Texas Naik Tipis, Masih di Bawah Target Imunitas
Jumat / 03-07-2026, 12:46 WIB
Australia Siapkan Penyesuaian Taktik Hadapi Mesir di Babak 32 Besar Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 12:43 WIB
Jesy Nelson Kampanyekan Skrining Bayi Baru Lahir Usai Diagnosis Kembarannya
Jumat / 03-07-2026, 12:43 WIB
LPEI Buka Akses UKM ke Kanada, Raih Kontrak Ekspor Rp3,4 Miliar
Jumat / 03-07-2026, 12:42 WIB
Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS Guru 2027 untuk Atasi Kekurangan Tenaga Pengajar
Jumat / 03-07-2026, 12:42 WIB
Keluarga Dokter Icha Laporkan Tiga Anggota DPRD TTU ke Polda NTT
Jumat / 03-07-2026, 12:42 WIB
KPK Tangkap Bupati Langkat, 1 ASN, dan 5 Swasta dalam OTT
Jumat / 03-07-2026, 12:42 WIB
Swiss Sikat Aljazair 2-0, Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Jumat / 03-07-2026, 12:42 WIB
BRIN Kembangkan PLTGL Multi-Ruang untuk Elektrifikasi Wilayah 3T
Jumat / 03-07-2026, 12:41 WIB
Debu Kapur Selimuti Cipatat, Dinkes Bandung Barat Turunkan Tim
Jumat / 03-07-2026, 12:41 WIB
British Museum Hapus Kata Palestina Usai Dilobi Pendukung Israel
Jumat / 03-07-2026, 12:41 WIB
Link Download Modul Ajar RPP Kurikulum Merdeka SD SMP 2026/2027 Gratis
Jumat / 03-07-2026, 12:36 WIB
Luis de la Fuente Puji Kualitas Mikel Oyarzabal yang Sempat Diragukan
Jumat / 03-07-2026, 12:35 WIB






